Breaking News:

Ramadhan 2021

Cara Menghitung Besaran Zakat Fitrah yang Harus Dibayarkan, Dalam Bentuk Beras atau Uang

Zakat fitrah ini bisa dibayarkan dari mulai masuknya bulan Ramadhan. Batas akhir pembayaran zakat fitrah bisa dilakukan hingga menjelang shalat Ied.

Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Rafan Arif Dwinanto
Freepik.com
Ilustrasi cara menghitung besaran Zakat Fitrah, 

TRIBUNKALTIM.CO - Salah satu kewajiban utama di bulan Ramadhan adalah mengeluarkan zakat fitrah.

Zakat fitrah ini bisa dibayarkan dari mulai masuknya bulan Ramadhan.

Batas akhir pembayaran zakat fitrah bisa dilakukan hingga menjelang shalat Ied.

Bagaimana kemudian penghitungan membayar zakat fitrah   

Adapun besaran zakat fitrah yang dibayarkan adalah beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa.

Namun, para ulama, di antaranya Shaikh Yusuf Qardawi membolehkan zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk uang yang setara dengan 1 sha’ gandum, kurma atau beras.

Baca juga: Penjelasan Lengkap Hukum dan Ketentuan Membayar Zakat Fitrah saat Bulan Puasa Ramadhan

Nominal zakat fitrah yang ditunaikan dalam bentuk uang, menyesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi.

Berdasarkan SK Ketua BAZNAS No. 27 Tahun 2020 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah untuk wilayah Jabodetabek ditetapkan, nilai zakat fitrah setara dengan uang sebesar Rp 40 ribu/jiwa.

Nominal ini tentu saja berbeda-beda antar daerah satu dengan lainnya karena mengikuti standar harga yang berlaku di masing-masing daerah.

Di Sumatera Selatan misalnya, besaran uang untuk membayar zakat fitrah mulai dari Rp 22.500 hingga Rp 30 ribu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved