Virus Corona
Alur Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Dipersingkat, Bakal Datang 1,8 Juta Dosis AstraZeneca Gratis
Rencananya akan datang lagi sekitar 1,8 juta vaksin AstraZeneca yang gratis sehingga totalnya ada 5,6 juta.
TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Rencananya akan datang lagi sekitar 1,8 juta vaksin AstraZeneca yang gratis sehingga totalnya ada 5,6 juta.
Dan rencananya Biofarma akan memproduksi sekitar 18 juta vaksin Sinovac untuk bulan ini.
Karena itu, kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, pemerintah sudah mulai mempersingkat alur pelaksanaan vakinasi virus corona (COVID-19) di Indonesia.
Vaksinasi yang biasanya dilakukan empat meja, kini diubah menjadi dua meja.
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Samarinda, Tambah 2 Kasus Meninggal Positif Covid-19, Ada Politikus Golkar
Dikatakan Budi Sadikin, perubahan alur pelaksanaan tersebut juga telah ditinjau langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kita sudah mengubah proses vakinasi, yang tadinya empat meja menjadi dua meja," kata Budi Sadikin dalam video yang diunggah kanal YouTube Sekretariat Kabinet RI, Senin (3/5/2021).
"Jadi tadi pagi sudah ditinjau Presiden di Tamrin City dan juga di Grand Indonesia," sambungnya.
Budi Sadikin menambahkan, dengan alur pelaksanaan baru tersebut, waktu tunggu vaksnasi hanya memerlukan 15 menit.
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Indonesia, Kasus Positif Covid-19 Meningkat jadi 4.402 Pasien, 94 Orang Wafat
Sehingga hal itu dapat mempercepat proses vaksinasi di Indonesia.
Lebih lanjut, Budi Sadikin menyampaikan per Jumat (30/4/2021) lalu vaksinasi telah mencapai 20 juta suntikan.
Dalam satu bulan, yaitu mulai akhir Maret hingga 30 April 2020, 10 juta dosis vaksin telah disuntikkan ke 12,5 juta rakyat Indonesia.
Vaksinasi itu terbilang cukup cepat, dibanding 10 juta dosis sebelumnya yang disuntikkan pada Januari hingga Maret.
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Kutim, Satu Lansia dari Wilker PKM Telen Meninggal Dunia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/masker-biru-laut.jpg)