Jumat, 8 Mei 2026

Virus Corona di Samarinda

Apel Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2021, Walikota Samarinda Andi Harun Ingatkan Covid-19 di India

Walikota Samarinda, Andi Harun, usai pelaksanaan apel gelar pasukan operasi ketupat mahakam 2021, ingatkan masyarakat gelombang "tsunami".

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Walikota Samarinda, Andi Harun, saat pimpin apel gelar pasukan operasi mahakam 2021 di Mako Polresta Samarinda, Kaltim. TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda, Andi Harun, usai pelaksanaan apel gelar pasukan operasi ketupat mahakam 2021, ingatkan masyarakat gelombang "tsunami" yang terjadi di negara India.

Tentunya penyekatan yang akan dilakukan di batas wilayah Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Hal ini terhitung mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 mendatang bertujuan agar tidak timbul klaster baru penyebaran Covid-19.

Dia menggambarkan, gelombang penyebaran yang terjadi di negara India pada pertengahan 2021 ini yang membuat gempar seluruh dunia.

Baca Juga: Bentrokan di Palaran Samarinda, 41 Adegan Diperagakan Tersangka Sebelum Menghabisi Nyawa Korban

Adalah contoh nyata agar pemerintah tetap tidak menggampangkan wabah ini.

Dalam suasana Ramadan dan Idul Fitri tahun ini dia juga mengimbau agar masyarakat mendukung upaya Forkopimda Samarinda guna memutus penyebaran Covid-19 di Kota Samarinda, Kalimantan Timur

"Begitu pula apa yang kita lihat dan terjadi di negara-negara luar seperti di India baru-baru ini. Kami juga berharap agar pemahaman agama, terutama umat islam, saat melaksanakan Idul Fitri tidak membentur-benturkan dengan pemahaman terhadap Covid-19," tegas AH, sapaan akrab Walikota Samarinda, Rabu (5/5/2021).

Ditambahkan AH bahwa terpenting, menjaga kesehatan jasmani ditengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kadis PUPR Beber Rp 4 Sampai 5 Miliar untuk Pembenahan Drainase di Taman Samarendah Samarinda

"Ini semua sejalan. Agama apapun mengajarkan bahwa kita harus menjaga diri, menjaga kesehatan serta menghindari setiap wabah," imbuhnya.

Terakhir ia pun meminta dukungan oada Forkopimda serta seluruh masyarakat Kota Samarinda.

Tujuannya agar bersama-sama untuk mendukung upaya serta langkah yang diambil.

Pembatasan aktivitas dan penyekatan dilakukan bukan maksud untuk membatasi diri.

Baca Juga: Guna Tingkatkan PAD dari Sektor Parkir, Walikota Andi Harun Resmikan Uji Coba E-Parking di Samarinda

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved