Sabtu, 18 April 2026

Virus Corona di Balikpapan

Dinkes Siapkan 2.000 Alat Skrining, Giliran Imam dan Khatib se-Balikpapan Dites Rapid Antigen

Sebanyak dua ribu alat skrining rapid antigen disiapkan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan untuk pelaksanaan Salat Id.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Pelaksanaan Rapid Antigen kepada petugas salat Id di Puskesmas Sepinggan Balikpapan, sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang ditunjuk Satgas Covid-19 Balikpapan. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

"Ya kan sebenarnya boleh. Dengan catatan bisa dilakukan di wilayah zona hijau atau kuning," imbuh Walikota Balikpapan Rizal Effendi.

Berdasar data Satgas Covid-19 Kaltim, menunjukkan jika seluruh wilayah di Benua Etam masuk ke dalam zona oranye.

Baca juga: Jelang Lebaran 2021, 1.200 Petugas Shalat Id di Balikpapan Bakal Rapid Test Antigen Secara Gratis

Sehingga pemerintah daerah mengambil kebijakan melonggarkan pelaksanaan salat Id berjemaah di masjid lingkungan warga.

"Harusnya tidak boleh sama sekali. Tapi kita ambil jalan tengah," katanya.

Kendati demikian, apabila satgas di daerah diminta untuk lebih tegas, maka warga diminta mengikuti imbauan.

Yang khususnya dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk melaksanakan salat Id di rumah saja.

Hal ini juga sejalan dengan instruksi Menteri Dalam Negeri yang senada menyampaikan untuk melakukan salat Id di rumah saja.

"Sekarang pilihan kita, masyarakat itu kalau mau aman memang di rumah," tuturnya.

Berita tentang Balikpapan

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Rahmad Taufiq

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved