Breaking News:

Lebaran Idul Fitri 2021

Dua Tahanan Bebas Saat Idul Fitri 2021 Langsung Lakukan Hal Ini, Karutan Samarinda: Jangan Kembali!

Dua tahanan bebas di Lebaran Idul Fitri 2021 langsung lakukan rapid test sebelum keluar sel, Karutan Samarinda: jangan kembali lagi.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dua tahanan bebas saat Lebaran Idul Fitri 2021.

Mereka langsung melakukan rapid test sebelum keluar dari balik jeruji tahanan.

Untuk diketahui, sebanyak 297 narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan di Rutan Klas IIA Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur mendapat pemotongan masa tahanan ( remisi) Idul Fitri 2021.

Pemberian remisi pada Kamis (13/5/2021) hari ini, langsung dibacakan oleh Kepala Rutan (Karutan) Klas IIA Samarinda, Alanta Imanuel Ketaren.

Dia pun juga mengatakan bahwa ada dua orang WBP-nya yang hari ini bebas usai mendapat remisi lebaran.

"Dua orang mendapat remisi langsung bebas, satu orang langsung jalani rapid test antigen, satu lagi sudah berada diluar dan dalam pengawasan setelah mendapat asimilasi Covid-19," jelas Karutan.

Baca juga: Rutan Samarinda Berlakukan Besuk via Daring, Warga Binaan Bersyukur Masih Bisa Hubungi Keluarga

Dari 1096 orang penghuni Rutan Samarinda, 297 orang WBP baik perempuan dan laki-laki mendapat remisi bervariasi.

Mulai dari perkara pidana umum maupun terkait Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 Perubahan Kedua Atas Peraturan ERATURAN Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 Tentang Syarat Dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

"Potongan masa hukuman yang diberikan ke WBP yakni 15 hari dan 2 bulan paling besar. Baik itu pidum (pidana umum) dan PP 99," sebut Alanta Imanuel Ketaren.

Tentunya syarat yang diberikan pada WBP ialah yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap serta sudah menjalani masa hukuman pidana di Rutan Samarinda.

"Sudah knkrah dan 6 bulan menjalani disini, dan tentu berkelakuan baik," tegas Alanta Imanuel Ketaren.

"Jadi kebetulan khusus 2 orang yang dapat remisi langsung bebas, perintah Kakanwil Kemenkumham Kaltim, pulang harus rapid antigen," imbuhnya.

Baca juga: Sholat Idul Fitri di Stadion Sempaja Samarinda, Panitia Umumkan Ada Jemaah Lupa Matikan Kompor

Terakhir, Alanta Imanuel Ketaren berpesan agar 2 orang WBP yang bebas jangan lagi kembali ke Rutan Samarinda, dalam artian saat berada dan kembali ke lingkungan masyarakat, tidak lagi melakukan pelanggaran pidana.

"Insyaa Allah jangan kembali kesini, kami akan berkoordinasi dengan pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) Samarinda untuk pengawasan dan memberikan penyuluhan hukum pada klien agar tidak mengulang perbuatannya," tutupnya.

Penulis : Mohammad Fairoussaniy

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved