Breaking News:

Lebaran Idul Fitri 2021

Dua Tahun tak Gelar Open House Idul Fitri di Tarakan untuk Umum karena Covid-19

Tidak ada kegiatan open house yang terbuka untuk umum di beberapa rumah pejabat pemerintahan di Pemkot Tarakan

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Walikota Tarakan, dr Khairul, M.Kes. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

Dalam SE tersebut, Mendagri Tito melarang kepala daerah dan seluruh pejabat ASN mengadakan kegiatan open house.

Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes mengatakan, open house tidak diperbolehkan termasuk seluruh jajaran pejabat Pemkot Tarakan.

Ini menindaklanjuti instruksi Mendagri Tito Karnavian. Di rumah kediamannya sendiri, ia tak membuka untuk umum dan hanya dibatasi untuk keluarga.

"Kalau open house kan nanti akan berkerumun. Kerumunan ini yang harus dihindari," urai dr. Khairul, M.Kes.

Ia melanjutkan, di jajarannya sendiri pun demikian. Termasuk kepala OPD dilarang menggelar open house kecuali untuk keluarga.

"Ini instruksi Kemenpan-RB dan Kemendagri. Tapi tetap silaturahmi antar keluarga terap harus berjalan dengan tetap menerapkan prokes," jelasnya.

Lebih jauh menyoal angka kasus di Indonesia, Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, Doni Monardo membeberkan update perkembangan Covid-19 di Indonesia.

Sampai dengan 9 Mei 2021, update perkembangan kasus harian Covid-19 mencapai 98.395 kasus aktif. Sementara itu, penambahan kasus positif sekitar 3.922 kasus. Jumlah kasus sembuh 1.568.277 kasus. Jumlah kasus meninggal 47.012 kasus.

Di Kalimantan Utara sendiri, masuk dalam 19 provinsi yang mengalami tren penurunan jumlah kasus aktif dalam satu bulan terakhir. Kalimantan dilaporkan -64,71 persen mengalami tren penurunan kasus.

Sehingga dikatakan Doni, narasi peniadaan mudik, larangan open house, buka bersama menjadi pilihan dan langkah antisipasi pemerintah melawan Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved