Berita Nasional Terkini
Pemuda di Bulukumba Dibacok Pakai Parang, Bermula dari Keliling Kampung Bangunkan Sahur
Korban dianiaya saat sedang keliling kampung untuk membangunkan sahur. Rdiwansyah tiba-tiba diadang lalu dibacok oleh pelaku
Kemudian warga berdatangan mengamankan pelaku.
"Korban (La Iroji) sakit stroke, biasa memang duduk-duduk (dengan cucu) di teras rumah tepat di depan jendela. Si pelaku datang langsung membacok, sempat jatuh kapaknya karena anak korban yang mendorong pelaku," ucap Wasumi.
Pelaku bernama Juliadi (40) ini dikatakan saksi mata langsung datang membawa kapak.
Sempat dihalangi anak perempuan korban, namun tak berhasil.
Baca juga: NEWS VIDEO Nyaris Lakukan Pembunuhan di Pernikahan Mantan, Pria Asal Berau Ditangkap
Baca juga: Diduga Sakit Hati, Pria dari Berau Nyaris Lakukan Pembunuhan di Acara Pernikahan Mantan Istri Siri
Baca juga: Kisah Pilu Pria Disiksa Polisi & Dipenjara 20 Tahun karena Kasus Pembunuhan, Ternyata Salah Tangkap
Cucu korban yang berada di rumah diselamatkan oleh sang ibu, namun nyawa La Iroji tak terselamatkan setelah kapak yang terjatuh diambil kembali oleh pelaku lalu mengayunkan ke bagian kepala korban.
Tak tahu dapat dari mana benda tajam tersebut.
Wasumi saat ditanya kondisi pelaku ia mengatakan bahwa benar mengalami sakit kejiwaan.
Pelaku dirawat jalan oleh keluarganya.
"Pelaku diobati di rumah (oleh pihak keluarga). Dulu sempat juga menyembelih kucing, kalau sakit sudah 10 tahunan penyakitnya, sudah memang terganggu kejiwaannya. Waras-waras tapi nanti kumat lagi dia (pelaku). Kalau dari pengamatan warga," ucap Wasumi.
Korban dikenal Wasumi sebagai pribadi yang baik, tak pernah ada terdengar terkait masalah dengan warga sekitar.
Bahkan, korban adalah tetua yang sangat dihormati serta menjadi pendamai ketika warga sedang berselisih paham.
Sesaat sebelum kejadian, korban sempat menghibur cucunya.
"Sempat bermain sama cucunya, memang kesehariannya sama cucu, hiburannya beliau. Orangnya baik, tidak pernah dengar ada masalah," tutur Wasumi.
Sedangkan pelaku sendiri, saat ditanya tentang kesehariannya, Wasumi sering melihat bahwa terkadang keluar rumah membawa kayu.
Di sekitar permukiman padat penduduk ini Jalan Karya Baru, RT 09 Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, setiap harinya pelaku terkadang lalu lalang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-pembacokan.jpg)