Berita Nasional Terkini
Penyebab Densus 88 Belum Dikirim ke Papua Berantas KKB, Polri: Menunggu Instruksi
Hingga saat ini korps khusus kepolisian yang menangani terorisme, yakni Densus 88 belum juga diturunkan ke Papua untuk menangani KKB Papua
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO - Hingga saat ini korps khusus kepolisian yang menangani terorisme, yakni Densus 88 belum juga diturunkan ke Papua untuk menangani Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Padahal, KKB Papua telah ditetapkan oleh Pemerintah sebagai teroris.
Lalu, mengapa Densus 88 yang selama ini diketahui telah berhasil menangkap banyak pelaku terorisme di Indonesia, namun tidak diterjunkan ke Papua?
Berikut ini penjelasan dari Mabes Polri mengenai keterlibatan Densus 88 memberantas KKB Papua.
Ya, meski pemerintah telah mengumumkan KKB sebagai teroris, Densus 88 Antiteror Polri masih belum dilibatkan dalam penindakan.
Baca juga: KKB Papua Makin Terdesak, Ternyata TNI-Polri Dapat Misi Khusus dari Presiden Jokowi
Kabag Penum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan mengungkapkan, Densus 88 masih menunggu intruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk diturunkan di Papua.
"Pelibatan itu menunggu instruksi. Menunggu instruksi," kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (19/5/2021).
Ia memastikan Densus 88 nantinya pasti akan dilibatkan usai penetapan KKB Papua sebagai teroris.
Tim Densus nantinya akan membantu Satgas Nemangkawi dalam mengejar para pelaku.
"Tentunya pasti ada pelibatan," tukasnya.
Baca juga: Mahfud MD Bongkar Cara TNI-Polri Basmi KKB Papua Tanpa Timbulkan Korban Warga Sipil, Kopassus Turun
Sementara itu, keberhasilan penindakan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) disebut ada peningkatan setelah pemerintah mengategorikan KKB sebagai teroris.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
Pemerintah, kata Mahfud, melakukan pengejaran terhadap anggota KKB secara hati-hati agar tidak menimbulkan korban dari warga sipil.
“Jadi sudah ada peningkatan keberhasilan karena kita sekarang akan lebih tegas khusus kepada kelompok itu ya, bukan terhadap rakyat Papua, bukan terhadap Papua, karena Papua itu etnis, budaya, dan tempat,” kata Mahfud dalam konferensi pers, Rabu (19/5/2021).
“Tapi kalau teroris bisa di mana saja dan kita sebut ini teroris, orang-orang ini teroris,” lanjutnya.
Baca juga: KKB Papua Terjepit, Ini Misi Khusus Presiden Jokowi ke TNI-Polri, Kopassus Langsung Turun Tangan