Berita Kutai Barat Terkini
Bupati Kubar dan TP PKK Kubar Ajak Kaum Millenial Manfaatkan Pekarangan Rumah
Bupati Kutai Barat, FX Yapan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), mengajak kaum millenial untuk kegiatan positif
Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Bupati Kutai Barat, FX Yapan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), mengajak kaum millenial untuk selalu melakukan kegiatan positif.
Kegiatan positif dianggap merupakan salah satu bentuk konstribusi terhadap upaya pemerintah dalam melakukan pembangunan suatu daerah.
Salah satunya dalam hal pelestarian lingkungan dan juga mendukung terwujudnya program ketahanan pangan.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Ujian Sekolah di Kubar Akan Digelar Secara Online
Baca Juga: Akses Pintu Keluar-Masuk ke Mahulu dari Kubar Dibuka, Permintaan Tes Swab Antigen Meningkat
Seperti dengan kegiatan memanfaatkan pekarangan/halaman rumah untuk bisa ditumbuhi berbagai macam tanaman.
“Mari tanami pekarangan sekitar rumah kita dengan berbagai tanaman sayuran yang dapat digunakan untuk konsumsi keluarga dan penambahan ekonomi”, kata Bupati Kubar FX.Yapan, Rabu (26/5).
Kegiatan positif dibidang budidaya pertanian dan tanaman hortikultura menurut FX Yapan sangat tepat dilakukan dalam kondisi pandemi sekarang ini.
Baca Juga: Tim BPBD Kubar Dirikan Posko Pencarian Nelayan yang Hilang di Pelabuhan Royok
Baca Juga: Sebagian Wilayah Kubar Tergolong Area Blank Spot, Tilang Elektronik Berjalan Secara Patroli
Khususnya untuk bisa dikonsumsi sendiri maupun sebagai upaya pemulihan ekonomi.
"Gunakan sekitar rumah kita dengan berbagai tanaman yang bermanfaat, misalnya tanaman obat keluarga (Toga), sayuran dan buah-buahan, tidak kalah penting di bidang peternakan dan perikanan.
Giatkan anak muda memelihara ikan dan unggas, hal ini penting untuk konsumsi keluarga," tuturnya.
Ditambahkan juga oleh Ketua Tim Penggerak PKK, yayuk Seri Rahayu bahwa upaya ini juga sekaligus untuk menambah pendapatan keluarga dalam usaha pengentasan kemiskinan.
Serta mengoptimalkan pemuda-pemudi dan keluarganya dalam bina keluarga remaja dalam mengatasi persoalan seperti bahaya narkoba dan peningkatan kualitas SDM, program keluarga sehat dengan keluarga yang terencana.