Selasa, 21 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Untuk Pengelolaan Sampah, Walikota Samarinda Andi Harun Nilai Perlu Kerjasama Pihak Swasta

Masa 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Samarinda Andi Harun-Rusmadi Wongso baru saja berlalu pada hari Sabtu (5/6/2021) kemarin.

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAH MA'RUF
Walikota Samarinda Andi Harun mengungkapkan tentang pengelolaan sampah di Kota Samarinda yang memerlukan kerjasama dengan pihak swasta.TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAH MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Masa 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Samarinda Andi Harun-Rusmadi Wongso baru saja berlalu pada hari Sabtu (5/6/2021) kemarin.

Dengan segala aksi dan program yang sudah dilaksanakan oleh kedua pemimpin Kota Samarinda tersebut beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Samarinda.

Salah satu hal yang tak ketinggalan turut menjadi perhatian dalam masa 100 hari kerja Andi Harun - Rusmadi adalah, masalah sampah yang juga merupakan masalah klasik di ibu kota provinsi Kalimantan Timur ini.

Baca Juga: DPRD Samarinda Akui 72 Sekolah yang Disiapkan untuk PTM Ada yang Belum Memenuhi Syarat

Baca Juga: Mantap Memindahkan TPA, Pemkot Samarinda Masih Rahasiakan Lokasi Baru

Wakil Walikota Samarinda, Rusmadi Wongso menyatakan bahwa penanganan sampah khususnya penertiban Tempat Pembuangan Sementara (TPS), yang sudah tidak layak dan melebihi kapasitas dalam 100 hari kerja nya telah dilakukan di beberapa tempat.

"Dari 20 TPS tinggal 11 TPS lagi yang belum bisa dipindahkan karena masih sulit untuk mencari lokasi pemindahannya, tapi Insya Allah sambil berjalan semuanya bisa diatasi," ungkap Rusmadi pada Jum'at (4/6/2021).

Selain itu, terkait pengelolaan sampah Walikota Samarinda Andi Harun juga sudah memutuskan untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Pinang, yang selama ini menjadi tempat terakhir dibuangnya sampah-sampah dari seluruh wilayah Kota Samarinda.

Baca Juga: Genap 100 Hari Kerja, Walikota Samarinda Andi Harun Harapkan Masyarakat Selalu Mendukung

Baca Juga: Langit Kota Tepian Cerah Berawan di Akhir Pekan, Prakiraan Cuaca Samarinda Minggu 6 Juni 2021

Meskipun belum memberitahukan lokasi pengganti dari TPA Bukit Pinang tersebut, Andi Harun menyoroti kebutuhan pengelolaan sampah di kota Samarinda yang membutuhkan dana yang cukup besar.

"Kita masih butuh armada roda 3 untuk transportasi sampah dari lingkungan RT ke TPS, juga penambahan armada mobil untuk mengangkut sampah dari TPS ke TPA, tak kalah penting juga kebutuhan industri industri sampah berkelanjutan.

Kita butuh dana yang besar dan mustahil semua menggunakan dana APBD Kota Samarinda, sehingga kerjasama business to business dengan pihak swasta akan sangat membantu," ujar Andi Harun melalui media sosialnya.

Dalam upaya menangani masalah sampah tersebut dirinya mengungkapkan telah menjalin kesepakatan lisan dengan pihak swasta asal Korea Selatan, untuk berinvestasi dalam hal pengelolaan sampah di Kota Samarinda.

Kesepakatan kerjasama tersebut dilakukan saat kunjungan kerja walikota beberapa waktu yang lalu di Jakarta dan Andi Harun mengaku telah bertemu dengan delegasi pihak swasta tersebut di Jakarta.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved