Minggu, 26 April 2026

Berita Kaltara Terkini

Penumpang Damri Tanjung Selor-Samarinda Alami Kenaikan, Ada Peluang Tambah Jadwal

Dibuka sejak seminggu yang lalu, rute Bus Damri jurusan Tanjung Selor - Samarinda mengalami peningkatan penumpang.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI
Bus Damri rute Tanjung Selor-Samarinda di pool Damri Tanjung Selor.TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Dibuka sejak seminggu yang lalu, rute Bus Damri jurusan Tanjung Selor - Samarinda mengalami peningkatan penumpang.

Menurut General Manager Damri Tanjung Selor, Tri Wijono Djati, peningkatan penumpang hingga keberangkatan kedua mencapai 57 persen.

"Untuk load factor-nya saat pemberangkatan pertama itu 30 Persen, hari ini sudah 57 persen," ujar General Manager Damri Tanjung Selor, Tri Wijono Djati, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Sempat Berlaku, Dokumen Kesehatan tak Lagi Jadi Syarat Keberangkatan Bus Damri di Berau

Baca Juga: Bus Damri Tideng Pale-Tanjung Selor Sepi Penumpang, Hanya Angkut Enam Penumpang

Hingga saat ini, rute Damri Tanjung Selor - Samarinda dilayani dalam dua jadwal pemberangkatan, yakni setiap Senin dan Jumat untuk tujuan Samarinda.

Adapun untuk tujuan Tanjung Selor dari Samarinda, dilayani tiap Rabu dan Sabtu, dengan waktu keberangkatan tiap pukul 14:00 Wita.

"Mungkin akan ditambahkan, karena saat ini kan masih masa penjajakan, kita harapkan juga bisa kita tambah," katanya.

Dengan harga tiket sebesar Rp 320,000 perjalanan dari Tanjung Selor menuju Samarinda dan sebaliknya, dapat ditempuh dengan waktu sekitar 18 Jam.

Baca Juga: Sempat Beroperasi di Hari Pertama Larangan Mudik, Kini Bus Damri Hentikan Rute Tanjung Selor-Berau

Baca Juga: Larangan Mudik Malinau Masuk Hari Ketiga, Bus Damri Masih Tawarkan Jasa Buat Non Mudik dan Logistik

Di mana untuk bus dengan kapasitas 40 Seat ini, memiliki fasilitas berupa toilet dan smoking room, pihaknya mengaku akan menambah fasilitas demi kenyamanan bagi tiap penumpang.

"Tiketnya Rp 320 Ribu, estimasi perjalanan itu sekitar 18-20 Jam, kalau saat ini belum ada include makan. Untuk kapasitasnya 40 Seat, ada toilet dan smoking room, kedepan bisa saja kita tambah fasilitasnya," jelasnya

Pihaknya memastikan, perjalanan antara Ibukota Kaltara dan Kaltim, dengan menggunakan bus berbadan besar tetap aman.

"Kami lewat jalur nasional dan itu tidak masalah, aman saja untuk bus besar," tuturnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved