Dukung Industri Smelter di Sulawesi, PLN Jamin Pasokan Listrik Terpenuhi
PT PLN (Persero) memastikan bakal memenuhi seluruh kebutuhan listrik bagi industri pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) di Sulawesi.
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Diah Anggraeni
"Sistem kelistrikan di Sulawesi saat ini mempunyai daya mampu sebesar 2.365 MW, dengan cadangan daya 602 MW. Komposisi pasokan daya tersebut 20,34 persen dipasok dari pembangkit energi terbarukan," terang Huda.
Sesuai dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021–2030, lanjut Huda, PLN akan menambah kapasitas pembangkit sebesar 3.698 MW, di mana 58 persen merupakan EBT.
Baca juga: Wujudkan TJSL, PLN UIP Kalbagtim Latih PKK Sempaja Utara Olah Singkong dan Pisang
Selain itu, untuk meyalurkan daya listrik tersebut PLN juga akan membangun 7.052 kilometer sirkuit (kms) saluran udara tegangan tinggi (SUTT) dengan 4.702 MVA gardu induk yang tersebar di seluruh Sulawesi.
Salah seorang pelaku industri smelter, Direktur PT Huady Nickel Alloy Indonesia, Jos Stefan Hidecky mengucapkan terima kasih atas layanan serta pasokan listrik yang diberikan PLN.
"Respons PLN dalam melayani kami sangat baik, hal tersebut dibuktikan dengan kemudahan pelayanan serta kebutuhan mengenai kelistrikan bagi smelter kami selama dua tahun berjalan aman dan andal tanpa padam sedikitpun," tutur Jos. (dha)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/smelter.jpg)