Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Masa Kerja Tiga Pansus DPRD Kaltim Resmi Diperpanjang

Melalui rapat paripurna ke-16 DPRD Kaltim yang digelar di lantai 6 Gedung D Kantor DPRD Kaltim pada Selasa (8/6/2021) kemarin, tiga panitia khusus

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Tiga panitia khusus resmi diperpanjang. Perpanjangan ini ditetapkan saat rapat paripurna ke-16 DPRD Kaltim yang digelar di lantai 6 Gedung D Kantor DPRD Kaltim, Selasa (8/6/2021) kemarin. 

TRIBUNKALTIM.CO - Melalui rapat paripurna ke-16 DPRD Kaltim yang digelar di lantai 6 Gedung D Kantor DPRD Kaltim pada Selasa (8/6/2021) kemarin, tiga panitia khusus (pansus) yang terdiri dari Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah, Pansus Tata Cara Program Pembentukan Peraturan Daerah, dan Pansus Penyelenggaraan Ketahanan Keluarga resmi diperpanjang.

Perpanjangan resmi ditetapkan pimpinan rapat Muhammad Samsun didampingi Seno Aji dan Sigit Wibowo setelah masing-masing perwakilan pansus menyampaikan laporan hasil kerjanya selama tiga bulan terakhir.

Baca juga: Diusulkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim, RPJMD Kaltim 2019-2023 Akan Diubah

Samsun mengatakan bahwa perpanjangan masa kerja dikarenakan beberapa alasan.

Di antaranya data dan dokumen yang belum lengkap, belum dilakukan uji publik, dan perlu evaluasi setelah konsultasi ke kementerian terkait.

"Sesuai mekanisme perpanjangan masa kerja maksimal tiga bulan. Silakan kepada masing-masing pansus untuk melengkapi dan menyelesaikan tugasnya sehingga raperda yang dihasilkan benar-benar maksimal," ujarnya.

Baca juga: Belum Miliki Perguruan Tinggi, Komisi IV Dukung Pembangunan Universitas Islam Penajam

Wakil Ketua Pansus Rencana Barang Milik Daerah (BMD) Kaltim Saefuddin Zuhri menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti rapat-rapat internal dan rapat dengar pendapat dengan OPD dan pihak-pihak terkait, serta melaksanakan kunjungan kerja dalam dan luar daerah dalam rangka mengkaji, menggali informasi, dan menerima masukan-masukan untuk memperkaya materi muatan raperda ini.

"Mengingat pentingnya keberadaan Raperda BMD ini, maka pansus sangat memperhatikan prinsip kehati-hatian, dan tidak tergesa-gesa dalam melakukan telaahan, pembahasan dan perumusan raperda tersebut," ucapnya.(adv/hms4)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved