Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Presiden Jokowi Hanya Minta PTM 2 Jam, Ini Respon Kemendikbudristek

Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas hanya digelar selama dua jam

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
ILUSTRASI-Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas hanya digelar selama dua jam.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO-Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Jumeri mengatakan, arahan Jokowi tersebut merupakan contoh.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas hanya digelar selama dua jam.

"Jadi pak presiden memberi contoh, memberi perumpamaan bahwa kalau memang perlu dua hari seminggu masing-masing dua jam," ucap Jumeri dalam webinar yang digelar Kemendikbudristek, Selasa (8/6/2021).

Baca Juga: Jadwal Pembelajaran Tatap Muka Rencana Juli, Simak Rekomendasi Protokol Kesehatan versi KPAI

Baca Juga: Wacana Belajar Tatap Muka Terbatas di Kutai Barat, Disdik Kubar Masih Tunggu Instruksi Pemda

Menurut Jumeri, berdasarkan SKB 4 Menteri disebutkan maksimal jumlah siswa yang boleh mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas sebesar 50 persen.

Sementara Jokowi memberikan arahan untuk menggelar 25 persen.

Terkait hal tersebut, Jumeri mengatakan pembelajaran tatap muka terbatas akan bersifat dinamis.

"Sesuai SKB itu maksimal 50 persen dari kelas. Pak presiden memberikan arahan 25 persen. Saya kira ini bersifat dinamis," tutur Jumeri.

Baca Juga: Mendikbud Minta Pembelajaran Tatap Muka Digelar Juli, Kadisdikbud Kaltim Nurut Apa Kata Gubernur

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved