Selasa, 12 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Baseball Kaltim Masuk PON Papua, Perbasasi Akui Harus Siap dan Target Raih Medali

Baseball salah satu Cabang Olahraga (Cabor) yang baru saja masuk sebagai perwakilan kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) dalam PON XX di Papua Oktober

Tayang:
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Baseball salah satu Cabang Olahraga (Cabor) yang baru saja masuk sebagai perwakilan kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) dalam PON XX di Papua Oktober mendatang.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Baseball salah satu Cabang Olahraga (Cabor) yang baru saja masuk sebagai perwakilan kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) dalam PON XX di Papua Oktober mendatang.

Keputusan tersebut sesuai dengan adanya pertemuan KONI Kaltim dengan Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Gubernur Kaltim Isran Noor, Jumat 21 Mei 2021.

Yang menyebutkan bahwa bagi yang berhasil mendapatkan juara 4 dan 5 pada Pra PON, berhak untuk melesat untuk ikut PON di Tanah Mutia Hitam julukan Papua.

Baca Juga: Tambah 89 Kontingen Kaltim Berangkat ke PON XX Papua, Dua Cabor Baru Bisa Ikut

Baca Juga: Kaltara Raih Juara 2 Pencak Silat Pra-PON 2019, Pelatih Tunggu Keputusan PB IPSI Ikut PON Papua

Lantas bagaimana dengan kesiapan para atlet dan official nya Baseball dalam rangka menghadapi ajang bergengsi perempat tahun sekali tersebut.

Sekretaris Umum (Sekum) Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kaltim,Firmanuddin Djafar mengatakan, bahwa yang melesat nanti adalah Baseball Putera.

Ia mengakui dengan waktu yang tersisa cukup singkat ini yakni sekitar tiga bulan lagi, bahwa harus siap untuk berlaga di PON XX Oktober 2021 mendatang.

"Dengan waktu yang singkat ini, kalau dibilang siap atau tidak siap, kami harus siap," ungkapnya saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Senin (14/6/2021).

Baca Juga: Jelang PON Papua, Para Atlet Kaltim Jalani Vaksinasi, Ketua KONI Zuhdi Yahya Ikut Pantau Langsung

Baca Juga: Jadwal dan Jumlah Vaksinasi Covid-19 Bagi Atlet Kaltim, Pelatih, Official Kontingen PON Papua 2021

Kendati demikian, lelaki yang kerap disapa Djafar tersebut mengaku, juga menargetkan pada PON nanti akan memperoleh medal, paling tidak medali perunggu.

"Kita harus tetap yakin pemain Kaltim bisa memberikan yang terbaik, yang mana target kami medali perunggu," bebernya.

Kuota yang diatur dalam reguler nya adalah 20 atlet dan 4 official, namun ada pemangkasan hanya menjadi untuk 16 atlet dan 4 official.

Diberitakan sebelumya, Kalimantan Timur (Kaltim) tambah kontingen untuk keberangkaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, yang akan digelar pada Oktober 2021.

Mulanya ada 432 kontingen yang akan diberangkatkan, namun ada penambahan 89 kontingen, sehingga total ada 521 kontingen yang ajan diberangkatkan ke Tanah Mutiara Hitam sebutan Papua.

Perihal tersebut disampaikan langsung oleh, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim, Zuhdi Yahya melalui Wakil Ketua 4 KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras.

Baca Juga: KONI Kaltim Akan Gelar Vaksinasi Massal Covid-19 Bagi Atlet, Pelatih dan Official Jelang PON Papua

Baca Juga: Jelang PON Papua, 5 Atlet Biliar Kaltim akan Ikuti Tes Fisik di Samarinda

"Dari 89 kontingen tambahan tersebut, terdiri dari 13 Cabang Olahraga (Cabor), dan ada dua cabor yang baru yakni Renang laut dan Bisbol," ungkapnya saat diwawancarai di KONI Kaltim, Senin (14/6/2021).

Ia melanjutkan, bahwa penambahan tersebut dilatarbelakangi dengan adanya dorongan Cabor dan dikomunikasikan Ketua KONI Kaltim ke Gubernur Kaltim Isran Noor, melalui pertemuan pada Jumat 21 Mei 2021 lalu maka disetujui untuk penambahan.

"Hasil audiensi atlet pada posisi atau raking 4 dan 5 hasil prakualifikasi PON XX Cabor tahun 2019 bisa mengikuti bisa mengikui PON XX Papua dalam kontingen Kaltim," sebutnya.

Kendati demikian, Ia menghimbau kepada Pengurus Provinsi Cabor, KONI Kabupaten/kota dan Pengcab/kota Cabor dengan KONI Kaltim.

Untuk dapat bekerja sama mempersiapkan atlet-atlet yang saat ini masih berada di daerahnya masing-masing menunggu, pelaksanaan pemusatan latihan daerah (PUSLATDA) atau TC sentralisasi yang direncanakan dalam waktu dekat.

"Atlet dan pelatih tidak saja jadi aset KONI Kaltim tapi juga aset KONI kabupaten/kota serta aset pengprov, pengkot dan pengkab," pungkasnya.

Berita tentang Kaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved