Berita Kaltim Terkini
Isu PLTU di Kalimantan Timur Tidak Beroperasi, Ditanggapi Kadis ESDM Kaltim Benny
Isu tutupnya beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dibantah langsung oleh kepala Dinas ESDM Kaltim C.Benny di Kota Samarinda
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Isu tutupnya beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dibantah langsung oleh kepala Dinas ESDM Kaltim C.Benny di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Dia mengatakan PLTU tersebut hanya membutuhkan peremajaan saja.
Untuk itu, PLTU tersebut membutuhkan perbaikan. Tujuannya meningkatkan produksi PLTU.
Jika PLTU tersebut dilakukan peremajaan dapat bertahan hingga puluhan tahun.
Baca Juga: Ratusan Daerah di Kalimantan Timur Belum Teraliri Listrik, Energi Terbarukan jadi Prioritas
Bahkan beberapa PLTU yang ada dipersiapkan untuk peralihan ke Energi Baru Terbarukan (EBT). Jadi tidak stak langsung dengan bahan EBT.
"Jadi pelan-pelan lah. cuman ada peremajaan di Tanjung Batu belum tua makanya perlu proses pergantian mulai tahun 2025 itu bertahap tidak bisa langsung," katanya.
Ada beberapa PLTU yang perlu dilakukan peremajaan. Dari beberapa PLTU tersebut PLTU Tanjung Batu, Balikpapan dan Bontang akan dilakukan peremajaan dalam waktu dekat
Energi Terbarukan jadi Prioritas
Energi fosil masih menjadi prioritas pasokan listrik di Kalimantan Timur (Kaltim).
Material batu bara meniadi salah satu sumber pasokan besar batu bara di Kalimantan Timur.
Sayangnya jika batubara digunakan terus menerus perlahan akan habis. Untuk itu pemerintah bersama PLN terus fokus dalam mencari sumber energi listrik yang dapat diperbaharui.
Selain diperbaharui, tentunya energi baru tersebut memiliki nilai angka yang cukup murah jika dibandingkan dengan batu bara.
Baca Juga: Mulai 2015, Lampu Jalan di Tarakan Pakai Energi Surya
Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas ESDM Kaltim C.Benny ketika dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Senin (14/6/2021) siang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pltu-uap-di-kaltim.jpg)