Breaking News:

Per 14 Juni 2021, Pemkab Paser Buka Seleksi Penerimaan Direktur Perumda Air Minum Tirta Kandilo

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser membuka seleksi untuk menduduki posisi direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kandilo Paser.

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUN KALTIM/SYAIFULLAH IBRAHIM
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Paser, Ina Rosana saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/6/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser membuka seleksi untuk menduduki posisi direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kandilo Paser.

Seleksi itu berdasarkan pengumuman Pansel/01/DR-BUMD/VI/2021 tentang Seleksi Direktur Perumda Air Minum Tirta Kandilo Kabupaten Paser Tahun 2021, yang mana pendaftaran dibuka sejak Senin (14/6/2021) hari ini.

Seleksi direktur Tirta Kandilo dibuka untuk masyarakat umum dan pegawai negeri sipil (PNS).

Baca juga: Terjadi Penumpukan Batu Bara Tanpa Izin di Pelabuhan Tempayang, Bupati Harap Dishub Segera Bertindak

Dikatakan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Katsul Wijaya melalui Sekretaris Ekonomi dan Pembangunan, Hj Ina Rosana mengatakan bahwa jabatan pimpinan direktur Perumda Air Minum Tirta Kandilo Paser akan berakhir pada 18 Agustus 2021 ini.

"Sesuai aturan, enam bulan sebelum berakhirnya jabatan Direktur Perumda Tirta Kandilo, maka pemerintah daerah dapat membuka pendaftaran seleksi dan mulai hari ini, pendaftaran lelang jabatan melalui Panitia Seleksi Direktur PDAM Tirta Kandilo dibuka," urainya.

Oleh karenanya, Ina mengimbau masyarakat yang memenuhi syarat untuk mendaftar seleksi tersebut.

Untuk diketahui, jabatan direktur yang sebelumnya hanya empat tahun, kini akan ditambah menjadi lima tahun.

Hal itu berdasarkan pada perubahan dari badan usaha milik daerah (BUMD) menjadi perusahaan umum daerah.

Sementara bagi PNS Pemkab Paser, lanjut Ina, bisa saja mendaftar asalkan memenuhi kriteria serta batas umur.

"Siapa saja boleh mendaftar asal memenuhi syarat dan termasuk PNS. Namun jika terpilih, nantinya harus mengundurkan diri dari PNS," jelasnya.

Baca juga: Tanda Tangani Nota Kesepahaman, Bupati Inginkan Perkebunan Kelapa Sawit Jadi Sektor Andalan di Paser

Persyaratan yang dimaksud, di antaranya, memahami penyelenggaraan pemerintah daerah, memahami manajemen perusahaan, dan berijazah S-1.

Selain itu, tambah Ina, minimal pengalaman kerja 5 tahun pada bidang manajerial perusahaan, berusia paling rendah 35 tahun dan paling tinggi 55 tahun saat mendaftar.

Kemudian tidak pernah menjadi anggota direksi atau anggota dewan pengawas, tidak memiliki hubungan keluarga dengan bupati/wakil bupati atau dewan pengawas dan syarat lainnya.

"Untuk syarat selengkapnya dapat dilihat pada sekretariat pansel gedung Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Paser," tutup Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Paser ini.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved