Berita Samarinda Terkini
13 Peserta Ikuti Sertifikasi Barista di Vikopi Alaya Samarinda
Woi udah ngopi belum? Itulah kalimat yang tren lebih dari sejak 5 tahun silam yang tersebar di jejaring media sosial maupun pesan di jaringan WA .
Penulis: Nevrianto | Editor: Samir Paturusi
Maka dari pelatihan diselenggarakan bagi para barista supaya menilai kompetensinya seorang barista kearah profesiobal, dan juga membuka lapangan pekerjaan dengan penghargaan resmi berlambang burung garuda dari LSP mewakili profesi barista Indonesia,"ujarnya.
"Dahulu penikmat kopi hanyak dari kalangam orang tua. Sekarang anak muda bahkan cewek suka ngopi.
Dahulu gaya hidup dugem di cafe sekarang trennya bergeser ke tempat ngopi," katanya.
Baca Juga: Cara Bikin Kue Kering Lebaran Lidah Kucing Kopi Super Enak, Pasti Disukai Keluarga Tercinta
Muhammad Irwan melanjutkan, kini ada menu Kopi kekinian yang diracik para barista atau orang menyiapkan menyajikan kopi berbasis espresso dengan mesin modern dan manual brew.
"Contohnya kopi gula aren yang banyak digemari. Minimal yang suka ngopi kini 10 persen tertarik kopi hitamnya tanpa gula. Jadi kopi ini trennya Kurang lebih dengan teh ditemukannya selama ribuan tahun sampai sekarang masih tetap eksis," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pelatihan-sertifikasi-barista.jpg)