Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Gambarkan Persatuan dan Kesatuan, Bhinneka Tunggal Ika Tangkal Radikalisme

Staf Ahli Bidang SDA, Perekonomian dan Kesra Provinsi Kaltim, Noor Al Barakati mewakili gubernur Kaltim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humasprov Kaltim
Staf Ahli Bidang SDA, Perekonomian dan Kesra Provinsi Kaltim Noor Al Barakati mewakili gubernur saat kegiatan komunikasi sosial dengan tema “Meneguhkan Toleransi Mencegah Radikalisme dan Separatisme” di Aula Wira Yuda Korem 091/ASN Samarinda, Selasa (15/6/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Staf Ahli Bidang SDA, Perekonomian dan Kesra Provinsi Kaltim, Noor Al Barakati mewakili gubernur Kaltim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan kesadaran tentang bahaya radikalisme dan separatisme.

Segenap komponen bangsa menurutnya harus memiliki jiwa Bhinneka Tunggal Ika untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan.

Baca juga: 15-28 Juni 2021, Pemprov Kaltim Lanjutkan PPKM Mikro

Sebagai sesama anak bangsa, dia mengajak masyarakat agar memahami arti Pancasila sebagai ideologi bangsa.

“Sebagai anak bangsa, kita harus memiliki jiwa Bhinneka Tunggal Ika. Pancasila harus benar-benar dipahami sebagai ideologi bangsa,” kata Noor Al Barakati pada kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan tema “Meneguhkan Toleransi Mencegah Radikalisme dan Separatisme” di Aula Wira Yuda Korem 091/ASN Samarinda, Selasa (15/6/2021).

Baca juga: Sepakat Program Sesuai Kondisi Terkini, Pemerintah Terus Berupaya Pulihkan Perekonomian

Diakuinya, memang tidak mudah untuk melakukan upaya dalam pencegahan gerakan radikalisme dan separatisme.

Oleh karena itu dibutuhkan strategi yang terstruktur sistematis dan masif.

“Jadi perlu kesigapan dan kepedulian kita bersama. Radikalisme ini bukan hanya musuh pemerintah, polisi dan tantara, tapi musuh kita bersama,” kata Noor Al Barakati.

Baca juga: Pengurus P3KT Resmi Dilantik, Tahun Ini Targetkan Tanam Porang 450 Hektare

Komsos dibuka oleh Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro dengan protokol kesehatan yang ketat.

Jumlah peserta kurang lebih 90 orang. (vn/sul/adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved