Berita Kaltara Terkini
BPPD Kaltara Soroti Pembangunan Infrastruktur Kawasan Perbatasan RI-Malaysia
Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kalimantan Utara atau BPPD Kaltara, menyoroti pembangunan infrastruktur di perbatasan RI-Malaysia
TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kalimantan Utara atau BPPD Kaltara, menyoroti pembangunan infrastruktur di perbatasan RI-Malaysia.
Demikian disampaikan oleh Kepala BPPD Kaltara, Udau Robinson kepada Tribunkaltara.com.
Dia menjelaskan, ada 3 fokus pembangunan yang kini jadi perhatian pihaknya, infrastruktur jalan, kesehatan dan pendidikan.
Masyarakat di wilayah perbatasan RI-Malaysia masih belum menikmati infrastruktur dan fasiltas yang mumpuni.
Baca Juga: Lalu Lintas Orang di Perbatasan RI-Malaysia, Imigrasi Nunukan Sebut Banyak Istilah Jalur Gajah
Baca Juga: Kisah Guru Honorer Daerah Perbatasan RI-Malaysia, Sempat Tinggal di Ruang UKS Selama 4 Tahun
Seperti fasilitas kesehatan dan pendidikan, hingga jaringan tenaga kelistrikan dan sarana telekomunikasi.
Saat ini wilayah perbatasan RI-Malaysia masih membutuh fasilitas, utamanya jalan.
"Jaringan kelistrikan khususnya bagi sekolah dan fasilitas layanan kesehatan," ujarnya, Kamis (17/6/2021).
Dalam rapat koordinasi bersama BPPD Kaltara dengan organisasi perangkat daerah di Malinau.
Baca Juga: Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang Akui Harga Barang di Perbatasan RI-Malaysia Mahal
Baca Juga: Malaysia Lockdown Total, Perbatasan RI-Malaysia di Nunukan Kaltara Dijaga Ketat Satgas Pamtas
Udau Robinson meminta usulan terkait pembangunan di wilayah perbatasan.
Dia menjelaskan karena hingga saat ini BPPD Provinsi hanya menyampaikan usulan, hal-hal yang disampaikan akan diteruskan kepada Gubernur Kaltara.
"Kita menampung permintaan OPD di daerah. Contohnya dari Kominfo tadi, soal jaringan komunikasi, butuh penambahan tower. Begitu juga dari OPD lain," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/udau-robinson-saat.jpg)