Jumat, 10 April 2026

Berita Kaltara Terkini

BPPD Kaltara Soroti Pembangunan Infrastruktur Kawasan Perbatasan RI-Malaysia

Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kalimantan Utara atau BPPD Kaltara, menyoroti pembangunan infrastruktur di perbatasan RI-Malaysia

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD SUPRI
Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kalimantan Utara (BPPD Kaltara), Udau Robinson saat ditemui di Kantor Bupati Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (17/6/2021). TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kalimantan Utara atau BPPD Kaltara, menyoroti pembangunan infrastruktur di perbatasan RI-Malaysia.

Demikian disampaikan oleh Kepala BPPD Kaltara, Udau Robinson kepada Tribunkaltara.com.

Dia menjelaskan, ada 3 fokus pembangunan yang kini jadi perhatian pihaknya, infrastruktur jalan, kesehatan dan pendidikan.

Masyarakat di wilayah perbatasan RI-Malaysia masih belum menikmati infrastruktur dan fasiltas yang mumpuni.

Baca Juga: Lalu Lintas Orang di Perbatasan RI-Malaysia, Imigrasi Nunukan Sebut Banyak Istilah Jalur Gajah

Baca Juga: Kisah Guru Honorer Daerah Perbatasan RI-Malaysia, Sempat Tinggal di Ruang UKS Selama 4 Tahun

Seperti fasilitas kesehatan dan pendidikan, hingga jaringan tenaga kelistrikan dan sarana telekomunikasi.

Saat ini wilayah perbatasan RI-Malaysia masih membutuh fasilitas, utamanya jalan.

"Jaringan kelistrikan khususnya bagi sekolah dan fasilitas layanan kesehatan," ujarnya, Kamis (17/6/2021).

Dalam rapat koordinasi bersama BPPD Kaltara dengan organisasi perangkat daerah di Malinau.

Baca Juga: Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang Akui Harga Barang di Perbatasan RI-Malaysia Mahal

Baca Juga: Malaysia Lockdown Total, Perbatasan RI-Malaysia di Nunukan Kaltara Dijaga Ketat Satgas Pamtas

Udau Robinson meminta usulan terkait pembangunan di wilayah perbatasan.

Dia menjelaskan karena hingga saat ini BPPD Provinsi hanya menyampaikan usulan, hal-hal yang disampaikan akan diteruskan kepada Gubernur Kaltara.

"Kita menampung permintaan OPD di daerah. Contohnya dari Kominfo tadi, soal jaringan komunikasi, butuh penambahan tower. Begitu juga dari OPD lain," katanya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved