Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Sampaikan Keluhan Masyarakat, Komisi IV Sambangi Kantor BPJS Kesehatan Regional VIII Kalimantan 

Banyaknya keluhan masyarakat terkait penyelenggaraan pelayanan BPJS Kesehatan mendesak Komisi IV DPRD Kaltim untuk menyambangi lembaga tersebut guna

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Rombongan Komisi IV DPRD Kaltim pada Rabu (16/6/2021) lalu melakukan kunjungan kerja ke BPJS Kesehatan Regional VIII Kalimantan di Balikpapan, guna menyampaikan keluh kesah masyarakat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Banyaknya keluhan masyarakat terkait penyelenggaraan pelayanan BPJS Kesehatan mendesak Komisi IV DPRD Kaltim untuk menyambangi lembaga tersebut guna mempertanyakannya langsung kebenarannya.

Pada Rabu (16/6/2021), rombongan Komisi IV DPRD Kaltim yang dipimpin Rusman Ya'qub dan Ely Hartati Rasyid serta anggota Salehuddin, Jawad Siradjuddin, Puji Setyowati, Fitri Maisyaroh, dan Herliana Yanti melakukan kunjungan kerja ke BPJS Kesehatan Regional VIII Kalimantan di Balikpapan.

Baca juga: Adanya Aturan Baru, Perubahan RTRW Provinsi dan Kabupaten/Kota Perlu Ditinjau Ulang

Rombongan diterima Deputi BPJS Kesehatan Regional VIII Kalimantan, Priyo Hadi Susatyo didampingi Asisten Deputi Pengelolaan Kinerja Kantor Cabang, Phindo Bagus Darmawan.

Ketua Komis IV DPRD Kaltim Rusman Ya'qub menjelaskan, pihaknya menginginkan kejelasan pasti terkait keluhan masyarakat sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Di antaranya, sulitnya mendapatkan jadwal penindakan medis bahkan jadwal operasi yang kerap diundurkan hingga penolakan pasien oleh rumah sakit.

"Persolan tersebut bukanlah hal baru dan sudah menjadi rahasia umum. Karena itu, bagaimana peran BPJS Kesehatan dalam menanganinya, mengantisipasinya, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat?" sebutnya.

Menurutnya, kesehatan merupakan bentuk pelayanan dasar pemerintah kepada masyarakat, terlebih masyarakat ikut berpartisipasi dengan membayar iuran keanggotaan setiap bulannya sehingga seharusnya masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang maksimal.

Baca juga: Serapan Anggaran OPD Pemprov Belum Maksimal, Hasanuddin: SIPPD yang Baru Jadi Penyebabnya

Menanggapi hal tersebut, Phindo Bagus Darmawan menjelaskan, dalam rangka membantu masyarakat maka dibuatlah aplikasi Mobile JKN.

Aplikasi itu memberikan kemudahan akses dan pelayanan yang optimal bagi peserta.

Peserta dapat mengakses beragam informasi terkait program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan secara cepat dan mudah, di manapun dan kapanpun.

"Aplikasi ini memenuhi kebutuhan tanpa harus datang ke kantor cabang terdekat, terutama pada masa pandemi Covid-19 ini. Ada beberapa fasilitas seperti konsultasi kesehatan online dengan dokter, cek jadwal operasi, dan informasi ketersediaan tempat tidur kosong atau ruang intensive care unit (ICU) untuk pasien," bebernya.

Baca juga: Optimalkan Fungsi, BK DPRD Kaltim Bakal Lakukan Kunjungan ke DPRD Sulawesi Utara

Hanya saja pihaknya mengakui, Mobile JKN belum tersosialisasikan secara maksimal, sehingga masih ada warga yang belum mengetahuinya.

Oleh karena itu, BPJS Kesehatan meminta peran serta seluruh pihak membantu menyosialisasikannya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved