Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Hari Kedua Kunker, Gubernur dan Wagub Melihat Potensi Besar Bisnis Ayam Petelur di Labanan Makarti

Hari kedua kunjungan kerja (kunker), Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor bersama Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi ke utara dilanjutkan dengan meninjau

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humasprov Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor bersama Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi saat meninjau kandang ayam petelur di Badan Usaha Milik Kampung Surya Jaya Abadi, Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Jumat (25/6/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari kedua kunjungan kerja (kunker), Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor bersama Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi ke utara dilanjutkan dengan meninjau kandang ayam petelur dan berdialog dengan masyarakat dan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Surya Jaya Abadi Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau.

Rombongan gubernur disambut Bupati Berau Hj Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati H Gamalis, Sekda Kabupaten Berau Muhammad Gajali, jajaran Forkopimda Pemkab Berau, dan jajaran aparatur kecamatan/kampung.

"Usaha ini besar sekali nilai manfaatnya. Efeknya bukan hanya keuntungan, tapi efek ke depan besar," tegas Isran, Jumat (25/6/2021).

Baca juga: Pastikan Visi Kaltim Berdaulat Berjalan Sukses, Gubernur dan Wagub Kunker ke Kawasan Utara

Sementara soal dukungan permodalan, mantan bupati Kutai Timur tersebut menjelaskan, provinsi tidak memiliki kewenangan karena hal itu ranah kabupaten.

"Kalau soal SK bupati itu bisa direvisi sesuai kondisi dan kebutuhan. Selain itu, dana desa transfer pusat langsung ke kabupaten," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Kampung Labanan Makarti sekaligus Ketua BUMK Surya Jaya Abadi Mudawi menjelaskan, BUMK mereka telah berdiri sejak 2018 dengan modal awal Rp 300 juta untuk pembukaan lahan, pembuatan kandang, kantor BUMK, dan pembelian bibit ayam petelur.

Tahun berikutnya, tambah Mudawi, kampung melalui dana desa menyertakan modal Rp 100 juta serta Rp 120 juta pada tahun berikutnya.

"Sehingga total Rp 620 juta, karena ada keuntungan sekitar Rp 104 juta setahunnya. Produksi 44.000 butir per bulan dikirim ke Kalimantan Utara," jelasnya.

Baca juga: Kunjungan Kerja ke Wilayah Utara Kaltim, Gubernur dan Wagub Panen Lobster di Kota Taman

Ditambahkannya, tahun ini ditarget 3.500 ekor ayam petelur agar mampu meraih keuntungan Rp 300 juta per tahun serta membuat piring telur sendiri, diawali pembangunan pabrik senilai Rp 360 juta.

"Efeknya, selain keuntungan dan penyerapan tenaga kerja, juga mampu memproduksi pakan ternak berbahan baku dari petani jagung setempat," bebernya.

Pada hari yang sama, gubernur dan rombongan juga sempat mengunjungi Politeknik Sinar Mas Berau Coal di Kabupaten Berau.

Rombongam pun berkesempatan menyaksikan proses pengolahan cokelat oleh masyarakat yang didukung oleh PT Berau Coal.

Gubernur juga menyerahkan bantuan berupa sarana dan prasarana bidang kelautan perikanan, peternakan, perkebunan dan pertanian. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved