Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona di Balikpapan

Kasus Anak Terpapar Covid-19 di Kaltim Naik 400 Persen Selama Pandemi

Kasus positif Covid-19 pada kelompok usia anak perlu mendapat perhatian serius dari para orangtua.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
ILUSTRASI-Kasus positif Covid-19 pada kelompok usia anak di Kaltim perlu mendapat perhatian serius dari para orangtua.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Kasus positif Covid-19 pada kelompok usia anak perlu mendapat perhatian serius dari para orangtua.

Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang dibeberkan, 400 persen anak se Kaltim telah terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal tersebut dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty kepada awak media.

"Kasus pada anak bukan hanya di Balikpapan, tapi se-Kaltim sudah naik 400 persen. Ini data dari IDAI selama Covid-19," ujarnya, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 di Berau Meningkat, Bupati Sri Juniarsih akan Buat Pemberlakuan Jam Malam

Diketahui, ada 300an anak di Balikpapan terpapar Covid-19, dalam dua bulan terakhir.

Data tersebut dikumpulkan sejak 5 Mei 2021 lalu.

Sehingga Pemerintah Kota Balikpapan pun memutuskan untuk menutup seluruh tempat permainan anak secara sementara.

IDAI, lanjutnya, telah menyampaikan usulan penggunaan vaksin Sinovac untuk anak kepada Kementerian Kesehatan.

"Sedang diusahakan vaksinasi untuk anak di atas 12 tahun," kata wanita yang kerap disapa Dio itu.

Kendati, penggunaan vaksin terhadap anak juga harus mendapat rekomendasi dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Malinau, Positif Covid-19 jadi 1169 Kasus, Dinyatakan Sembuh 19 Pasien

"Juga diusulkan agar anak tidak boleh bepergian sama sekali dan mulai edukasi pakai masker," sebutnya.

Sementa itu, Dio belum mengetahui pasti jumlah anak usia 12 sampai 18 tahun yang diusulkan mendapat vaksinasi.

Pasalnya, data tersebut dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan.

"Kalau kita selama ini kan usia anak 0 sampai 18 tahun. Ini yang direkomendasikan 12 sampai 18 tahun," kata Dio.

Perempuan yang berprofesi sebagai dokter umum ini juga belum bisa memberi penjelasan dampak dari fungsi organ tubuh.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved