Selasa, 16 Juni 2026

Banjir di Samarinda

Muncul Opsi SMPN 24 Samarinda Dipindah karena Sering Dilanda Banjir

Muncul opsi pemindahan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 24 yang menjadi langganan banjir ketika musim penghujan

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kondisi SMPN 24 usai diterjang air banjir. Gedung SMPN 24 rencana akan dipindahkan ke terminal Sungai Pinang yang kini tidak terurus alias terbengkalai. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Muncul opsi pemindahan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 24 yang menjadi langganan banjir ketika musim penghujan tiba.

Memang lokasi sekolah ini jauh lebih rendah dari dataran sekitarnya.

Jelas saja, berakibat rawan banjir, jika intesitas hujan tinggi maka membuat sekolah mulai tergenang air.

Demikian dibeberkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Asli Nuryadin kepada TribunKaltim.co pada Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Pemkot Samarinda Akan Kaji Penyebab Banjir di Lok Bahu dan Karang Asam Ulu

Kata dia, tahun 2021 ini saja, sekolah yang terletak di Jalan P. Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, sudah dua kali terendam.

Sejumlah buku paket yang menjadi bekal peserta didik dalam pembelajaran ikut rusak.

Pembagian buku paket yang direncanakan pada Juli ini juga terganggu. Lantaran, masih kekurangan dua ribu buku pelajaran.

Karena itu, ujar Asli Nuryadin, jika dalam waktu dekat akan ada perbaikan drainase di SMPN 24 Samarinda.

Baca juga: Walikota Andi Harun Datangi Istana Temui KSP, Lobi Dana Penanggulangan Banjir Samarinda

"Langkah dekat ini tanggulnya (sistem drainase) masih diproses oleh PUPR Samarinda. Mudah-mudahan ini bisa cepat dikerjakan agar tidak banjir," ucap Asli Nuryadin.

Menurutnya, buku paket yang rusak, akan ada pengadaan buku dibantu menggunakan dana bantuan operasional sekolah daerah (bosda).

Tapi dalam penggunaannya, Disdik kini tengah menunggu laporan secara rinci terkait jumlah dan buku pelajaran apa saja yang rusak.

Dana BOS Nasional

Untuk dana Bantuan Operasional Sekolah atau BOS Nasional kan serba diatur itu untuk pembelian bukunya. Katanya, jangan-jangan sudah belanja.

Duit itu kan adanya di sekolah, nanti akan didiskusikan lagi boleh tidak untuk beli buku lagi.

"Jika dananya masih ada saya kira bisa saja digunakan nanti tinggal dibuatkan izinnya dibarengi dengan buktinya," beber Asli.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved