Banjir di Samarinda
Muncul Opsi SMPN 24 Samarinda Dipindah karena Sering Dilanda Banjir
Muncul opsi pemindahan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 24 yang menjadi langganan banjir ketika musim penghujan
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
Diberitakan sebelumnya, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 24 juga jadi korban tergenang, hingga capai pinggang orang dewasa.
Sekolah yang berdiri di Jalan Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda ini, untuk yang kedua kalinya terendam air bercampur lumpur.
Hal ini juga pernah terjadi, bahkan sebelumnya setinggi bahu orang dewasa, persis pada Januari 2021 lalu.
"Tadi saya langsung ke sekolah pas hujan deras, kebetulan rumah dekat kan. Saya tadi langsung coba selamatkan apa saja, terutama buku sekolah," ungkap Nanang Kasiani Wakil Kepala SMP 24 bidang Bidang Sarana dan Prasarana, Jumat (2/7/2021).
Baca juga: Cerita Unik di Samarinda Saat Musibah Banjir dan Longsor, Jasa Gerobak Hingga Bantu Hidupkan Motor
Walau banjir tidak separah sebelumnya, tetapi ada sekitar 1.700 buku yang terendam.
Keberadaan buku mata pelajaran tersebut sebenarnya akan dibagikan ke peserta didik pada 12 Juli mendatang. Sebelum memasuki tahun ajaran baru.
Buku-buku ini banyak yang baru, pengadaan pasca banjir sebelumnya kan, ada selamat hampir dua ribu. "Tapi masih kurang untuk dibagikan nanti," ujarnya.
Sebelumnya pas banjir awal tahun lalu masih kurang 500 buku. "Ditambah banjir ini jadi kurang sekitar 2.000 buku lagi," pungkas Nanang Kasiani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rencana-akan-dipindahkan-ke-terminal.jpg)