Virus Corona di Malinau
UPDATE Virus Corona di Malinau, Suspek Covid-19 Bertambah hingga 7 Kasus Meninggal
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau kembali mendapatkan laporan semakin meningkatnya kasus Covid-19
TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau kembali mendapatkan laporan semakin meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah perbatasan RI-Malaysia.
Bupati Malinau Wempi W Mawa mengantar keberangkatan Kepala Dinas Kesehatan P2KB beserta 7 tenaga kesehatan lainnya ke wilayah Apau Kayan, Kamis 8 Juli 2021.
Kadis Kesehatan dan tenaga kesehatan diberangkatkan ke wilayah perbatasan RI-Malaysia untuk penanganan pasien Covid-19 yang kini semakin meningkat.
"Hari ini Pak John (Kadis Kesehatan) dan Nakes lainnya diberangkatkan untuk membantu penanganan pasien di sana," ungkapnya kepada TribunKaltim.co pada Kamis (8/7/2021).
Baca juga: Bolehkah Vaksin Covid-19 Dosis 1 dan 2 Beda Merek, Begini Penjelasan Kepala Dinkes P2KB Malinau
Di Apau Kayan saat ini sangat membutuhkan tambahan tenaga kesehatan.
"Karena sebagian juga terpapar Covid-19," ujarnya.
7 Kasus Meninggal
Sebelumnya, Kepala Adat Besar Apau Kayan Ibau Ala mendapatkan laporan tambahan warga yang dinyatakan positif hasil tes antigen.
Selain itu pihaknya juga mendapat kabar ada 7 tambahan kasus meninggal dunia dan 5 warga Kecamatan Kayan Hulu yang menjalani isolasi mandiri dikabarkan dalam kondisi kritis saat ini.
Selain tenaga kesehatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau juga mengirimkan tambahan keperluan medis.
Seperti obat-obatan, alat pelindung diri, dan kebutuhan penanganan Covid-19 lainnya.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Malinau Belum Menjangkau Seluruh Pelayan Publik
Bukan hal yang mudah bagi tenaga kesehatan ketika ditugaskan di wilayah perbatasan RI-Malaysia yang notabenenya, keadaan serba terbatas.
Ditambah, keberangkatan tenaga medis ke wilayah Apau Kayan bukam tugas pelayanan kesehatan biasa.
Melainkan penanganan Covid-19 yang kini diperangi oleh seluruh daerah.
Tenaga kesehatan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat di perbatasan saat ini.
Baca juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Direktur RSUD Malinau Sebut Stok Bed dan Tabung Oksigen Cukup
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/wempi-w-mawa-sambutan.jpg)