Virus Corona di Samarinda
PPKM Mikro di Samarinda, Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Ditunda
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Kota Samarinda yang rencananya akan digelar pada Juli ini akhirnya harus ditunda pelaksanaannya.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Kota Samarinda yang rencananya akan digelar pada Juli ini akhirnya harus ditunda pelaksanaannya.
Demikian dibeberkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Samarinda, Asli Nuryadin saat bersua dengan TribunKaltim.co usai rapat evaluasi pembelajaran tatap muka bersama Wakil Walikota Rusmadi Wongso di Balai Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (8/7/2021).
Dia jelaskan, setelah Walikota Samarinda, Andi Harun memutuskan untuk melakukan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro.
Lantaran penyebaran Covid 19 di Samarinda meningkat, maka rencana pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah di Kota Samarinda juga ikut resmi ditunda.
Baca juga: Polresta Samarinda Disemprot Disinfektan Cegah Sebaran Covid-19
Dia jelaskan, konsep pembelajaran tatap muka untuk jenjang pendidikan TK, SD dan SMP di Kota Samarinda sendiri sebelumnya dijadwalkan akan dimulai 12 Juli 2021.
Diterapkan di 85 sekolah yang telah diproyeksikan sebelumnya oleh Dinas Pendidikan Kota Samarinda untuk melakukan pembelajaran tatap muka.
Karena itu, kata Asli Nuryadin, adanya PPKM Mikro di Kota Samarinda dengan payung hukum instruksi Walikota Nomor 1/2021, pembelajaran tatap muka tidak dilaksanakan.
"Akan menunggu perkembangan situasi dan keputusan walikota selanjutnya," katanya.
Baca juga: Mantan Walikota Samarinda Syaharie Jaang Buka Posko Bantuan Penanganan Covid-19
Asli menyebutkan, pihaknya harus mengikuti instruksi walikota yang ada.
Sambil juga tetap mempersiapkan 71 sekolah yang baru akan memulai pembelajaran tatap mukanya pada awal tahun ajaran baru tahun 2021/2022 ini.
"Kebijakan PPKM Mikro itu salah satunya agar pembelajaran tatap muka kita tunda dulu. Kebetulan saat ini sekolah sedang masa libur," ujarnya.
Jadwal tanggal 12 Juli ini sudah masuk sekolah, namun karena dalam masa PPKM Mikro, Dinas Pendidikan telah putuskan untuk tetap belajar melalui daring dahulu.
Masih Peninjauan Persiapan
Sejauh ini, tambah dia, pihaknya masih terus melakukan peninjauan persiapan pembelajaran tatap muka, terutama di 71 sekolah oleh pengawas dari Dinas Pendidikan Samarinda.
"Mengacu pengalaman kita di 14 sekolah, yang telah melakukan uji coba pembelajaran tatap muka tahap pertama, maka kita terus mematangkan kesiapan 71 sekolah lainnya," katanya.
Pengawas sudah melakukan tinjauan di beberapa sekolah.
"Karena kita ingin lihat kondisi sebenarnya dari kesiapan penerapan protokol kesehatan di 71 sekolah itu," kata Asli.
Baca juga: Peran BPBD Samarinda, Tangani Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 dan Bencana Banjir
Mengenai kesiapan pembelajaran tatap muka di Samarinda, sejauh ini diketahui dari tenaga pendidik yang telah divaksin sebanyak 90 persen.
"Orangtua murid yang hampir 100 persen telah menyatakan setuju untuk dilangsungkan pembelajaran tatap muka kembali," ujarnya.
Namun pihaknya, dari Dinas Pendidikan Samarinda tetap mempertimbangkan faktor keselamatan.
Terutama PPKM Mikro di Kota Samarinda yang melarang anak hingga usia 18 tahun untuk beraktivitas di tempat umum.
Baca juga: Potensi Kuliah Tatap Muka Terancam Batal, Covid-19 Meningkat, Rektor Unmul Samarinda Tunggu Arahan
"Kita akan amati kondisi penyebaran Covid 19 setelah tanggal 20 Juli, apabila membaik maka kita akan izin kepada walikota, tinggal keputusan selanjutnya diizinkan atau tidak ada di tangan walikota," beber Asli.
Kasus Covid-19 Meningkat
Diberitakan sebelumnya, walikota Samarinda, Andi Harun sendiri telah menyatakan untuk menangguhkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada bulan Juli ini.
Kata dia, dikarenakan sebaran Covid-19 yang meningkat di ibu kota Kalimantan Timur.
Selain itu, beberapa kesempatan sang Walikota Andi Harun juga menyampaikan.
Bahwa penularan Covid-19 di Kota Samarinda saat ini juga berpotensi menyasar usia remaja hingga anak-anak.
Baca juga: Pengetatan PPKM Mikro di Samarinda, Pemkot Gelar Penyekatan di Jalur Pintu Masuk Kota
Namun Walikota Samarinda, Andi Harun juga mengatakan bahwa program pembelajaran tatap muka terbatas di 85 sekolah di Samarinda tetap akan berjalan.
Namun dengan menunggu situasi terkini setelah masa PPKM Mikro pada 20 Juli 2021. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ptm-di-smd-ditunda-lagi.jpg)