Berita Kaltara Terkini
Kepala LPMP Kaltara Minta PTM Terbatas Tak Bikin Kondisi Makin Buruk
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kaltara Jarwoko berharap, rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di masa Pandemi Covid
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi |
Selain itu, menurut Siti, pelaksanaan PTM juga diharapkan mampu menghindarkan kehilangan kemampuan siswa atau learning loss selama masa belajar daring di masa pandemi.
"Mengapa harus PTM? Karena belajar daring tidak efektif, jaringan internet tidak stabil, gadget juga tidak semua punya," tuturnya.
"Siswa mengalami learning loss, kemampuan berhitung juga lemah seperti perkalian dan pembagian, bahkan untuk siswa Kelas IX, tidak hanya itu kemampuan membaca rendah dalam mendeskripsikan isi bacaan dan menyimpulkan isi bacaan," tambahnya.
Secara teknis SMPN 3 Betayau juga menerapkan Prokes yang ketat selama PTM berlangsung.
Bahkan pihaknya juga mewajibkan tenaga pendidik untuk melakukan rapid antigen.
"Kita sudah siapkan prokes di sekolah, guru dan tenaga pendidik juga wajib tes rapid, siswa kita minta juga isolasi mandiri dulu kalau datang dari luar Betayau," ucapnya.
"Tempat duduk berjarak 1,5 meter, siswa hanya belajar 2 hari, dan 4 hari di rumah. Tiap hari itu 2 Jam 45 Menit, dan itu kita bagi menjadi 3 shift," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-lpmp-kaltara-jarwoko-dalam-webinar-kesiapan-ptm-terbatas-tahun-ajaran-20212022.jpg)