Breaking News:

Berita Nasional Terkini

5 Prajurit Paskhas TNI AU Diserang 20 Pria Mabuk, Akibatnya Puluhan Bangunan Terbakar, 1 Meninggal

Lima prajurit dari Paskhas TNI AU yang saat itu tengah bertugas, langsung menegur dan menertibkan sekitar 20 pria yang tengah menenggak minuman keras

Editor: Christoper Desmawangga
NET
ilustrasi kebakaran. 5 Prajurit Paskhas TNI AU diserang 20 pria mabuk, akibatnya puluhan bangunan terbakar, 1 tewas. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bentrokan berdarah terjadi di Kabupaten Dogiyai, Papua, melibatkan prajurit TNI dan warga.

Usut punya usut, ternyata bentrokan tersebut berawal dari pesta miras yang dilakukan sekelompok pria di runway bandara Moanemani Distrik Kamuu, Kamis (15/7/2021), pukul 17.00 WIT.

Lima prajurit dari Paskhas TNI AU yang saat itu tengah bertugas, langsung menegur dan menertibkan sekitar 20 pria yang tengah menenggak minuman keras.

Namun, sekelompok pria tersebut tidak terima dan marah kepada prajurit yang tengah menjalankan tugasnya itu.

Awalnya lima anggota Paskhas TNI AU yang tengah melaksanakan Tugas itu tak mau meladeni dan tetap tenang.

Baca juga: TNI-Polri Kirimkan Bantuan Sembako untuk Warga Balikpapan yang Terdampak PPKM Darurat

Bahkan mereka memberikan tembakan peringatan ketika 20 pria mabuk miras ini datang bersama para warga yang terprovokasi.

Pasalnya saat itu lima anggota Paskhas TNI AU diserbu dengan senjata tajam seperti, pisau, parang, kapak hingga panah.

Meski berusaha untuk menghindari bentrok, namun menghadapi warga yang sudah diprovokasi, membuat lima anggota Paskhas TNI AU ini tak mampu lagi untuk meredam masa, akibatnya terjadi bentrok.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan, bentrok antara 20 pria versus lima anggota Paskhas TNI AU ini sebenarnya dipicu karena sekelompok pria ditegur agar tidak mabuk-mabukan di runway bandara.

Namun mereka tak terima, lalu memprovokasi warga, sehingga terjadi bentrok.

Baca juga: Kisah Atlet Taekwondo Kaltim Cedera Tetap Intens Latihan dalam Menatap PON XX Papua

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved