Virus Corona di Samarinda
Beredar Foto RSUD AW Sjahranie Samarinda Tolak Pemulasaran Pasien Covid-19 dari Luar
Beredar foto di media sosial yang menggambarkan RSUD AW Sjahranie, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin 19 Juli 2021 malam.
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Beredar foto di media sosial yang menggambarkan RSUD AW Sjahranie, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin 19 Juli 2021 malam.
Foto tersebut tertulis pihak rumah sakit menolak pemulasaran pasien Covid-19.
"Mohon maaf sementara kamar jenazah tidak menerima pulasaran dari luar RSUD AWS," tulis spanduk di depan pintu ruang pemulasaraan.
Hal tersebut mendapat respon dari Direktur Utama RSUD AW Sjahranie David Mashjoer, Senin (20/7/2021) siang.
Baca juga: Dirut RSUD AW Sjahranie Samarinda Beber Kamar Sudah Penuh, tak Benar Tolak Pasien
Ia mengatakan pihaknya menolak sementara.
Dikarenakan beban kerja tenaga kesehatan yang sangat tinggi.
Apalagi dengan semakin banyaknya pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD AW Sjahranie, Kota Samarinda, tentu berdampak.
Membuat pihaknya menerima jenazah dari dalam rumah sakit.
Dia menuturkan, saat ini banyak yang meninggal isolasi mandiri di rumah dikirim ke RSUD AWS.
"Ini menambah beban petugas kami," katanya kepada TribunKaltim.co.
Ia akui pernah dalam sehari para tenaga kesehatan mengurus 17 jenazah.
Baca juga: Cara Tepat Konsumsi Vitamin C Kala Pandemi Covid-19 ala Dokter RSUD AW Sjahranie Samarinda
Hal tersebut dianggapnya sangat menambah menambah beban kerja dan waktu dari para tenaga kesehatan.
"Yang terbanyak 17 jenazah pernah dilakukan sehari," ujarnya.
"Setelah itu petugas menyerah kelelahan, jadi ditunda besoknya," katanya.
Mengurus Banyak Jenazah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jenazah-di-rsud-aw-smd.jpg)