Idul Adha
PPKM Darurat dan Idul Adha 1442 H, Pertamina Tambah 339.240 Tabung untuk Kalimantan
Kebutuhan bahan bakar masyarakat dipastikan tercukupi oleh PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) wilayah Kalimantan
Penulis: Nevrianto | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebutuhan bahan bakar masyarakat dipastikan tercukupi oleh PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) wilayah Kalimantan.
Terutama selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat saat Idul Adha.
Demikian dibeberkan oleh Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR Kalimantan, Susanto August Satria kepada TribunKaltim.co padaSelasa (20/7/2021).
Bahwa seluruh lembaga penyalur Pertamina, mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), agen LPG, Pertashop hingga Fuel/LPG Terminal tetap menjalankan kegiatan operasionalnya secara normal.
Baca juga: Pertamina RU Balikpapan Sumbang 20 Tabung Oksigen ke Satgas Covid-19
"Seluruh lembaga penyalur tetap memberikan pelayanan prima bagi masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar Satria melalui press rilisnya.
Satria menambahkan, sejak jelang Idul Adha tahun 2021 diprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi LPG 3 Kg di Kalimantan sebanyak 2,9 persen.
Dari rata-rata harian normal atau sebanyak 1.172 mt per hari (390.667 tabung per hari) menjadi 1.206 mt per hari (402.000 tabung per hari).
Untuk itu, Pertamina telah melakukan langkah antisipasi dengan menambah cadangan stok LPG 3 Kg hingga 1.018 metric ton (mt).
Baca juga: Pertamina Realisasikan Pangkalan LPG di PPU, Nantinya Dikelola oleh BUMDes
Atau sebanyak 339.240 tabung secara bertahap mulai dari 17 Juli 2021 sampai 27 Juli 2021.
Pasokan Gas LPG 3 Kg
Adapun penambahan cadangan stok LPG 3 kg di wilayah Kalimantan, yakni Kalimantan Timur dan Utara sebanyak 93.000 tabung, Kalimantan Selatan sebanyak 66.667 tabung.
Selanjutnya Kalimantan Tengah sebanyak 52.667 tabung, dan Kalimantan Barat sebanyak 127.000 tabung.
"Kami menghimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg ke pangkalan resmi Pertamina karena kualitas dan harga sesuai HET," ungkap Satria.
Terkait konsumsi LPG, Satria mengajak masyarakat yang mampu agar menggunakan Bright Gas 5 Kg atau 12 Kg Non Subsidi.
Baca juga: Proyek RDMP Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Balikpapan, Walikota Rahmad Masud Panggil Pertamina
Pasalnya, menurut ketentuan bahwa LPG 3 Kg diperuntukkan untuk masyarakat miskin.