Breaking News:

Virus Corona

2 Tanda Bahaya Pasien Isoman Harus Segera ke Rumah Sakit Sebelum Kondisinya Fatal

kondisi pasien saat isoman juga harus diperhatikan. Keluarga pasien harus tahu kapan waktunya penderita Covid-19 harus dibawa ke rumah sakit

Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Ikbal Nurkarim
(Warta Kota/Henry Lopulalan)
Ilustrasi Petugas mempersiapkan ruangan rawat inap Pasien Covid-19 di Tower 8 Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021).Simak 2 gejala bahaya pasien isoman yang harus dibawa ke rumah sakit 

TRIBUNKALTIM.CO - Lonjakan kasus Covid-19 terjadi dalam beberapa minggu ke belakang.

Kondisi ini menyebabkan pasien yang dirawat di rumah sakit akibat Virus Corona meroket.

Karena itu pasien tanpa gejala atau gejala ringan dianjurkan melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.  

Akan tetapi kondisi pasien saat isoman juga harus diperhatikan.

Keluarga pasien harus tahu kapan waktunya penderita Covid-19 harus dibawa ke rumah sakit sebelum berujung kematian.  

Persoalan baru muncul dari pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Jangan Sepelekan Batuk, Kenali Gejala Virus Corona Sudah Sampai Paru-paru, Fatal Buat Pasien Isoman

Bukannya sembuh dari Covid-19, pasien yang melakukan isolasi mandiri justru banyak dikabarkan meninggal karena terlambat dibawa ke rumah sakit.

Seperti yang diketahui, isolasi mandiri memang diperuntukkan bagi seseorang yang terinfeksi Covid-19 dengan gejala ringan ataupun tanpa gejala.

Meski bergejala ringan ataupun tanpa gejala, kondisi kesehatan tetap harus diperhatikan, jangan sampai malah memburuk.

Istirahat cukup, asupan makanan bergizi dan multivitamin diaggap cukup untuk membangun imunitas tubuh melawan infeksi tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved