Jumat, 8 Mei 2026

Virus Corona di Kutim

RSUD Sangkulirang Kutim Batasi Pelayanan, Puluhan Tenaga Kesehatan Kena Covid-19

Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, menerbitkan edaran

Tayang:
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
HO/RSUD Sangkulirang
POSITIF CORONA - RSUD Sangkulirang di Desa Benua Baru, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur mengalami kendala pelayanan rumah sakit, akibat lebih dari 50 persen tenaga kesehatannya terpapar Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr Bahrani Hasanal, membenarkan kabar sejumlah tenaga kesehatan yang menjalani isolasi mandiri usai terpapar virus Corona, Senin (26/7/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur, menerbitkan edaran.

Yakni terkait peniadaan pelayanan Unit Gawat Darurat dan Unit Rawat Inap.

Peniadaan pelayanan tersebut dikarenakan lebih dari 50 persen tenaga kesehatan RSUD Sangkulirang, Kutim, terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr Bahrani Hasanal, membenarkan kabar adanya sejumlah nakes yang menjalani isolasi mandiri usai terpapar virus tersebut.

Baca juga: Bupati Kutai Timur Keluarkan SE Penutupan Tempat Publik dan Pembatasan Jam Operasional Usaha Kuliner

"Betul, ada beberapa tenaga kesehatan kita di RSUD Sangkulirang (positif Covid-19). Mungkin sekitar 12 orang, baik dokter maupun bidan itu terpapar," ucapnya saat dikonfirmasi via telpon, Senin (26/7/2021).

Untuk itu, nakes yang terpapar tengah menjalani isolasi mandiri sehingga pelayanan kesehatan di RSUD terganggu untuk sementara.

Tidak Ditiadakan

Kendati demikian, Bahrani Hasanal menampik bahwa pelayanan kesehatan di RSUD Sangkulirang ditiadakan.

Ia mengoreksi bahwa pihak rumah sakit hanya mengurangi pelayanan di bagian UGD mengingat nakes yang terpapar kebanyakan dari unit UGD.

"Jadi memang ini terkendala sehingga mereka mengurangi pelayanan. Tapi tetap buka, hanya diatur jadwalnya saja. Disesuaikan dengan tenaga yang ada," ujarnya.

Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa pihak pemerintah juga saat ini sedang berupaya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Kutim Akan Latihan Pemulasaraan di Setiap Desa, Jenazah Bisa Dimakamkan di Mana Saja

Yakni melakukan pemeriksaan dini dan pelacakan bagi kontak erat nakes yang terbukti positif Covid-19.

"Masih kita lakukan 3T (Tracing, Tracking, Treatment). Nah, itu kita ingin tahu mereka ketularan dari rumah sakit atau dari keluarga mereka sendiri," ucapnya.

Kondisi Kesehatan Nakes

Terkait kondisi tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19, Bahrani Hasanal, memastikan kondisi mereka baik dan hanya mengalami keluhan ringan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved