Breaking News:

Virus Corona di Malinau

Suplai Vaksin Covid-19 di Malinau Kosong, Dinas Kesehatan Berharap Program dari TNI-Polri

Selama sepekan terakhir, suplai vaksin Covid-19 Dinas Kesehatan P2KB Malinau semakin menipis.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau, dr. John Felix Rundupadang. Ia menyampaikan, saat ini capaian vaksinasi Covid-19 terbantu dari program serbuan vaksinasi Polres dan Kodim 0910 Malinau. TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Selama sepekan terakhir, suplai vaksin Covid-19 Dinas Kesehatan P2KB Malinau semakin menipis.

Pelaksanaan vaksin Covid-19 di Malinau saat ini berharap banyak pada program serbuan vaksinasi yang dilaksanakan oleh TNI dan Polri.

Sementara itu, penyaluran dari Dinas Kesehatan saat ini masih kosong dan masih menunggu kabar distribusi vaksin Covid-19 dari Pemerintah RI.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Malinau, dr. John Felix Rundupadang menyampaikan, saat ini capaian vaksinasi Covid-19 terbantu dari program serbuan vaksinasi Polres dan Kodim 0910 Malinau.

"Di Malinau ada 2 jalur distribusi, dari Dinas Kesehatan dan dari TNI-Polri. Untuk saat ini di kita (Dinas Kesehatan) masih kosong dan menunggu kabar penyaluran selanjutnya," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Malinau Masuk PPKM Level 3, Tempat Usaha Masih Diizinkan Beroperasi

Menurutnya, untuk distribusi vaksin ke daerah, Dinas Kesehatan bersama Satgas Penanganan Covid-19 telah mengusulkan tambahan.

Namun kewenangannya hanya sebatas mengusulkan dan menunggu berapa vial yang nantinya akan diberikan dari pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Kaltara.

"Hanya sebatas usulan saja. Selebihnya kita menunggu, berapa jumlah sasaran yang akan menerima sesuai jumlah vaksinnya. Karena daerah yang menyalurkan ke sasaran," katanya.

Terkait ketersediaan vaksin dari TNI dan Polri, awal Agustus 2021 rencananya akan digelar kembali pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Hanya saja terbatas untuk penyuntikan dosis kedua, yang diperuntukkan bagi penerima dosis pertama oleh TNI dan Polri. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved