Berita Viral
Anak Anggota DPRD Samarinda Acungkan Jari Tengah Cafenya Kena Razia PPKM, Ayah Salahkan Satpol PP
Anaknya acungkan jari tengah saat cafe dirazia Satgas Covid-19, anggota DPRD ini salahkan Satpol PP
"Jadi seaharusnya mereka itu dibina," ungkapnya sewaktu diwawancarai melalui sambungan telepon, Rabu (28/7/2021).
Kemudian, lanjut Abdul Rofik, pada PPKM level 4 terkait jam operasional juga tidak ditentukan.
Lantaran biasanya cafe anaknya tersebut sudah tutup pada pukul 21.00 Wita.
Dalam penertiban PPKM level 4, menurut Abdul Rofik, yang menjadi perhatian adalah jaga jarak.
Jangan sampai menciptakan kerumunan, memakai masker, dalam artian menerapkan protokol kesehatan.
"Adapun makan sampai 20 menit itupun toleransi.
Jangan terlalu kaku juga, apalagi anak muda," ujarnya.
Pada waktu kejadian tersebut, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut juga sedang berada di rumahnya, yang halamannya adalah cafe dikelola oleh anaknya.
Menurutnya kejadian itu, terlalu berlebihan.
Pasalnya, Rofik yang tidur dalam keadaan sakit, pun terbangun dan langsung mengecek keluar untuk memastikan apa yang terjadi.
"Jadi pada saat itu kan petugas masuk ke dalam rumah.
Itu masuk kategori pidana pelanggaran aturan masuk tanpa izin, apalagi membuat gaduh, saya dalam keadaan tidur," ujarnya.
Soal acungan jari tengah yang dilakukan anaknya, Abdul Rofik mengaku tidak mengetahui artinya apa.
Hanya saja, menurutnya hal tersebut hanya dibesar-besarkan saja.
"Jadi itu cuma dibesar besarkan saja.