Selasa, 21 April 2026

Virus Corona

Indonesia Mustahil Pilih Lockdown Tangani Pandemi Covid-19, Jokowi Curhat: PPKM Saja Rakyat Menjerit

Indonesia mustahil ambil opsi lockdown tangani pandemi Covid-19, Jokowi curhat: PPKM saja rakyat menjerit.

Tribunnews.com/Istimewa
Presiden Joko Widodo (Jokowi) datangi Apotek di Bogor, Jawa Barat. Tanya kesediaan obat Covid-19, ternyata habis semua. Indonesia mustahil ambil opsi lockdown tangani pandemi Covid-19, Jokowi curhat: PPKM saja rakyat menjerit. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Indonesia mustahil ambil opsi lockdown dalam penanganan pandemi Covid-19 saat ini.

Bagaimana tidak, saat pemerintah memberlakukan PPKM saja sudah banyak masyarakat yang menjerit.

Hal itu diungkapkan presiden Joko Widodo alias Jokowi dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Leboh lanjut Jokowi juga mengatakan bahwa Organisasi kesehatan dunia WHO saja tak tahu kapan Covid-19 usai, apalagi pemerintah Indonesia.

Kira-kira seperti itulah pernyataan apa adanya presiden Joko Widodo alias Jokowi dari Istana Negara baru-baru ini.

Baca juga: KENALI Gejala dan Risiko Virus Corona Baru Varian Delta Plus yang Sudah Masuk ke Indonesia

Ya, presiden Jokowi juga mengaku telah mendengar jeritan warga saat masuk ke kampung atau daerah-daerah selama masa pandemi Covid-19.

Secara sadar orang nomor satu Indonesia ini sadar akan teriakan rakyat saat diberlakukannya PPKM Darurat.

Namun hal itulah yang bisa dilakukan pemerintah untuk meneka laju penularan Covid-19.

Bahkan Jokowi menerangkan PPKM Darurat itu semi lockdown, pemerintah berupaya semaksimal mungkin menjaga rakyat dari sisi kesehatan, namun tak melalaikan sisi ekonomi yang juga tak boleh ambruk diterpa badai pandemi.

Sebab itu Jokowi meminta masyarakat lebih keras bekerja dan tahan banting menghadapi situasi saat ini.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Reaksi Tak Biasa Moeldoko Soal Tudingan ICW, Kepala KSP Jokowi Enggan Buru-Buru Ambil Jalur Hukum

Dilansir Kompas.com, presiden Joko Widodo mengatakan, hingga saat ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun belum dapat memprediksi kapan pandemi Covid-19 akan selesai.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan penyerahan penerima Banpres untuk pelaku usaha kecil dan mikro di halaman Istana Merdeka, Jumat (30/7/2021).

"Keadaan ini saya ngomong apa adanya. Bukan menakut-nakuti, tapi (pandemi) virus corona ini akan selesai kapan? WHO pun belum bisa memprediksi juga," ujar Jokowi sebagaimana disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.

"Inilah memang penularan varian Delta sangat cepat oleh karena itu bapak ibu semua harus bekerja lebih keras lagi dan tahan banting," ucap Kepala Negara.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved