Virus Corona
6 Tips dari Dokter Paru untuk Pasien Covid-19 yang Isoman agar Gejala tak Bertambah Parah
Namun perhatikan pula sejumlah hal yang harus disiapkan ketika menjalani Isoman di rumah.
TRIBUNKALTIM.CO - Lonjakan kasus Covid-19 terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Kondisi ini menyebabkan penuhnya sejumlah fasilitas kesehatan.
Karena itu sejumlah orang yang terpapar Virus Corona tanpa gejala atau gejala ringan disarankan melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) di rumah.
Namun perhatikan pula sejumlah hal yang harus disiapkan ketika menjalani Isoman di rumah.
Pasien Covid-19 diperkenankan menjalani isolasi mandiri di rumah sejauh memenuhi syarat yang ditetapkan oleh pemerintah.
Baca juga: Dapur Rakyat Resmi Dibuka, Warga Sangatta Utara yang Lagi Isoman Dapat Jatah Makan Siang dan Malam
Syarat pasien Covid-19 untuk menjalani isolasi mandiri adalah berusia di bawah 45 tahun, tidak memiliki komorbid, pasien tanpa gejala atau gejala ringan, dan memiliki tempat memadai.
Melansir TribunWow dalam artikel berjudul 6 Resep Berguna dari Dokter Spesialis Paru untuk Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Premier, Bintaro, Jakarta Barat, DKI Jakarta, dr. Astri Indah Prameswari, Sp.P memberi enam hal yang sebaiknya dilakukan selama masa isolasi mandiri di rumah.
Hal itu disampaikan dalam tayangan Youtube RS Premier Bintaro pada 5 Februari 2021.
1. Sediakan oximeter
Oximeter berfungsi untuk mengukur saturasi oksigen dalam tubuh sehingga pasien Covid-19 bisa waspada ketika memiliki saturasi oksigen di bawah 95.
2. Gunakan cairan pembilas hidung.
Cairan pembilas hidung berfungsi untuk membersihkan dan melancarkan saluran pernapasan.
Dia menganjurkan untuk melakukan pembilasan hidung selama tiga kali dalam satu hari.
3. Berkumur dengan obat kumur antiseptik
Sama seperti pembilasan hidung, dirinya juga menganjurkan untuk menggunakan obat kumur selama tiga kali dalam satu hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/isoman-97898898883.jpg)