Virus Corona
Penyebab Kondisi Pasien Covid-19 Memburuk saat Isoman di Rumah, Wajib Waspada
Pasien yang menjalani isolasi mandiri diharuskan mengkonsumsi makanan bernutrisi dan suplemen untuk mencukupi nutrisi hariannya.
Dia juga menjelaskan bahwa hingga kini belum ada obat-obatan yang secara klinis dianggap mampu menyembuhkan Covid-19.
Ada juga beberapa kasus di mana penggunaan obat-obatan justru membuat keluhan berkepanjangan bagi pasien Covid-19.
Untuk itu, dr. Vito menyarankan agar berhati-hati terhadap resep obat-obatan yang beredar.
"Meminum obat dosis tinggi harus diberikan dengan resep dokter dan anjuran dokter," jelasnya.
Terlebih dalam menggunakan obat antibiotik.
Baca juga: Deretan Bahan Herbal untuk Meredakan Batuk bagi Pasien Covid-19 saat Isoman
Antibiotik jika digunakan secara sembarangan bisa mengakibatkan tubuh seseorang kebal terhadap bakteri dan akan butuh obat antibiotik yang lebih besar untuk pengobatan selanjutnya.
Penggunaan antibiotik juga memiliki efek samping yang berbahaya bagi tubuh.
"Antibiotik tertentu juga punya efek gangguan irama jantung, walaupun relatif jarang terjadi, tetapi ada risiko tersebut," jelasnya.
Selain itu obat-obatan yang berbahaya jika dipakai sembarangan adalah obat-obatan golongan steroid.
Biasa obat-obatan steroid juga digunakan untuk mengobati gejala batuk.
Obat-obatan steroid juga bisa menekan peradangan yang terjadi karena infeksi Covid-19.
Jika sembarang menggunakannya bisa menyebabkan infeksi lain yang terjadi.
Dia mencontohkan infeksi jamur, yang biasanya tidak bisa menginfeksi orang yang sakit, tetapi karena efek penggunaan steroid bisa terjadi.
Minum obat-obatan secara sembarangan selain bisa memperburuk kondisi kesehatan pasien Covid-19 juga tidak akan efektif digunakan.
"Ingat bahwa kita harus senantiasa tahu bahwa tubuh kita bisa melindungi diri kita juga," jelasnya.