Berita Bulungan Terkini
Beras Petani Lokal Bulungan Sulit Terserap, Ini Langkah Bupati Syarwani
Petani padi di Kabupaten Bulungan kerap mengeluhkan sulitnya memasarkan hasil produksi.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Samir Paturusi
Lebih lanjut pihaknya juga menginstruksikan kepada DPMPTSP Bulungan untuk mewajiban usaha retail seperti swalayan Alfamidi, untuk dapat menjualkan produk-produk lokal Bulungan seperti beras.
“Termasuk swalayan, sekarang ada lima Alfamidi di sini, kita meminta teman-teman di perizinan agar Alfamidi itu mengakomodir dan menampung beras-beras yang dihasilkan oleh petani lokal kita,” ujarnya.
Dukungan pun datang dari Wakil Ketua DPRD Bulungan Hamka, menurutnya Pemkab Bulungan harus memperluas kebijakan mewajibkan pembelian beras lokal.
Tidak hanya untuk kalangan ASN, Politisi PDI-P ini berpesan agar pembelian beras lokal juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Bulungan.
“Saya rasa untuk ASN ini masih percobaan, dan untuk ke depan ini perlu, tidak hanya untuk ASN perusahaan-perusahaan juga diharuskan,” kata Hamka.
Menurutnya bila semakin banyak orang membeli beras lokal, maka petani tidak akan khawatir hasil produksinya tidak terserap di pasaran.
“Kita hitung pegawai ASN ada lebih dari 4.000 dan dikali 10 Kilogram sudah berapa, kalau nanti perusahaan juga dilbatkan perusahaan ini karyawannya ada ribuan, dia sebulan butuh beras berapa, jadi petani tidak risau lagi sudah ada yang bisa menampung hasil produksinya,” tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/narasumber-dalam-talkshow-09.jpg)