Rabu, 15 April 2026

Aplikasi

Cara Menyadap WhatsApp Pasangan Tanpa Perlu HP, Bisa Membongkar Perselingkuhan

Salah satu tips WhatsApp yang kini banyak dicari adalah cara menyadap WhatsApp pasangan. 

Freepik designed by flaticon
Ilustrasi WhatsApp. cek cara menyadap WhatsApp pasangan untuk membongkar perselingkuhan 

Dia pun menambahkan, satu akun WA hanya bisa digunakan di satu perangkat. Jika ingin dipindahkan, perlu memasukkan OTP yang dikirimkan ke nomor pengguna.

"Jika ada yang berusaha memasukkan nomor Anda ke dalam sebuah perangkat baru, dan memiliki akses ke nomor telepon akun Anda, maka sepenuhnya percakapan WhatsApp Anda akan berpindah ke perangkat baru yang dimiliki orang yang tidak bertanggung jawab tersebut," terangnya.

4. Terdapat riwayat WhatsApp Web di perangkat tidak dikenal

Penggunaan WhatsApp Web pada web browser akan meninggalkan jejak riwayat pada laman WA Web. Cara melihatnya, klik logo tiga titik di pojok kanan atas kemudian pilih WA Web.

"Akan muncul sebuah halaman riwayat penggunaan WhatsApp Web Anda," jelasnya.

Jika terdapat akses dari browser yang tidak dikenal, bisa jadi peretas menggunakan cara ini untuk menyadap WA korban.

5. Pesan terbaca padahal belum pernah dibuka

Jika pengguna WA belum membaca suatu pesan namun notifikasi pesan diterima sudah hilang, bisa jadi ada orang lain yang membajak WhatsApp-nya.

"Perhatikan secara seksama apakah itu terjadi hanya satu waktu atau berulang kali," kata Nurcahya.

Jika setiap pesan yang masuk telah dibaca padahal belum dibuka sama sekali, bisa jadi hal itu dilakukan oleh pembajak.

Namun, jika aplikasi whatsapp anda terlihat seperti ciri-ciri di atas, jmanda tidak perlu khawatir.

Baca juga: Ternyata Fitur Read di WhatsApp, Facebook Messenger dan iMessage Bisa Dimatikan, Ini Caranya

Dikutip Grid.ID nelalui Tribunjualbeli.com, Selasa (10/8/2021), Berikut ini adalah cara memperbaiki atau mengembalikan aplikasi Whatsapp kalian yang telah dibajak.

1. Seperti korban lain, temen gue emang share kode OTP ke hacker.

Well, gue sering bilang Panah ke kanan "kode OTP hanya kita dan Tuhan yang boleh tau"

2. Saat dia mau login lagi ke WAnya, udah ga bisa karna WA minta dia nunggu 12 jam. Ini adalah kebijakan WA.

Begitu pindah HP, ga bisa langsung login ke HP lain. So, hacker punya 12 jam untuk melakukan aksi.

3. Gue saranin dia untuk email ke support@whatsapp.com agar akun WA dinonaktifkan (deactivate) segera. Ini supaya hacker ga bisa pake juga.

4. Caranya tulis subject Sumber informasi "My WhatsApp Got Hacked" trus isi emailnya adalah Punggung tangan dengan jari telunjuk mengarah ke bawah

"Hi,

My WhatsApp number +628xxxxx got hacked because I accidentally shared my OTP code. Please help deactivate my account.

Last OTP I received in my sms inbox was XXXXXX."

Ganti XXX dengan angka

5. Dalam waktu singkat, dia dapet balesan kalo akun WAnya sudah dinonaktifin oleh tim WA. Artinya, hacker ga bisa pake lagi.

6. Setelah 12 jam, dia nyoba login kembali, ternyata si hacker udah set pin di Settings - Account - "Two-step verification" Wajah dengan air mata bahagia Gila! Now, my friend can't login!

7. Ketika coba klik "Forgot Pin?" muncul pilihan "Send Password to Email" dan lagi-lagi, emailnya udah di set oleh si Hacker! Wajah dengan air mata bahagia Gila dah!

8. Gue minta dia email lagi ke support@whatsapp.com. Isinya gini... Punggung tangan dengan jari telunjuk mengarah ke bawah.

9. Dapet reply dari tim WA, diminta menunggu 7 hari untuk bisa reset pin. Wajah dengan air mata bahagia

10. Selama 7 hari ke depan, WAnya ga bisa dipakai. Jadi repot banget! So, buat yang WAnya blom diamankan, here's easy step to do it.

Punggung tangan dengan jari telunjuk mengarah ke bawah

11. Set pin WA kalian dengan masuk ke menu "Settings - Account - Two-step Verification". Do it now! Jangan malas. Jangan berpikir, "Ah, ga ada yang penting di WA gue"

12. Set juga email address! Ini penting untuk recovery saat kita lupa pin.

13. Kita punya tanggungjawab moral ke temen kita yang jadi korban penipuan, hanya karna akun WA kita gak diamankan. Secure it now

"Ajarkan ke orang-orang sekitar kita. Orang tua, adik, kakak, teman.

Semakin sulit hacker beraksi jika banyak yang sudah paham. Mari persempit langkah para penipu. Sekali lagi, kode OTP, hanya kita dan Tuhan yang boleh tau," pungkasnya. (*)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved