Selasa, 28 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Detik-Detik Pencegatan Sepasang Terduga Teroris di Balikpapan oleh Densus 88, Lho Kok Ditabrak Kita?

Densus 88 dikabarkan menangkap sepasang suami istri di Balikpapan yang diduga terkait dengan aktivitas teroris

Editor: Rafan Arif Dwinanto
HO/DAVID
Sejumlah petugas melakukan pengamanan di kawasan kediaman SN dan RR di salah satu kawasan Balikpapan, Sabtu (14/8/2021) kemarin. HO/DAVID 

TRIBUNKALTIM.CO - Densus 88 dikabarkan menangkap sepasang suami istri di Balikpapan yang diduga terkait dengan aktivitas teroris.

Dari berbagai informasi yang dihimpun, sepasang terduga teroris yang dibekuk di Balikpapan ini terkait dengan aksi teror di Gereja Makassar, beberapa waktu lalu.

Densus 88 dikabarkan berhasil mencegat mobil yang dikendarai sepasang terduga teroris ini di jalan, dan lantas melakukan penangkapan.

Saat dicegat, sepasang terduga teroris ini kaget mobilnya ditabrak aparat.

Proses detik-detik pencegatan oleh petugas Densus 88 ini diceritakan kuasa hukum sepasang terduga teroris, tersebut.

Detasemen Khusus alias Densus 88 diduga tabrak mobil pasangan suami istri ( pasutri) terduga teroris di Balikpapan demi lakukan penangkapan.

Baca juga: Nasib Pasutri Terduga Teroris yang Diamankan Densus 88 di Balikpapan, Telpon Terakhir dengan Anak

Ya, sepasang pasutri di Balikpapan kabarnya ditangkap Densus 88 pada  Sabtu 14 Agustus 2021 kemarin.

Mereka diamankan Densus 88 di kawasan Balikpapan Baru, Kelurahan Damai, Balikpapan sekitar pukul 10.45 Wita.

Pasutri berinisial SN dan RR itu dibekuk Densus 88 saat melakukan perjalanan pulang ke rumah.

Belum sampai di rumah, pasutri terduga teroris itu langsung dicegat petugas Densus 88.

Hingga akhirnya langsung diamankan aparat khusus penanganan teroris.

Anak terduga teroris, MD belakangan diketahui menggandeng Abdul Rais berserta tim guna menjadi kuasa hukum.

Kendati di Jakarta, Rais membenarkannya.

"Kemarin saya dihubungi sekitar jam 17.30 Wita oleh keluarga, dalam hal ini anaknya. Keluarga meminta saya sebagai kuasa hukum dalam peristiwa penangkapan oleh aparat," ujar Rais melalui sambungan seluler, Minggu (15/8/2021).

Hanya saja, Rais tak banyak mengetahui perihal aparat yang melaksanakan operasi penangkapan tersebut.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved