Berita Bulungan Terkini

Polres Bulungan Ungkap Kasus Pencurian Motor, Minta Masyarakat Cabut Kunci Motor dan Kunci Stang

Pihak Polres Bulungan berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di sekitar wilayah Tanjung Selor

TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI
Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, Wakapolres Bulungan Wiliam Sitorus dan Kasatreskrim Polres Bulungan Iptu Muhammad Khomaini saat memberikan keterangan pers terkait kasus pencurian sepeda motor di Mapolres Bulungan, Rabu (18/8/2021). TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR- Pihak Polres Bulungan berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di sekitar wilayah Tanjung Selor.

Setidaknya terdapat 10 sepeda motor yang berhasil dicuri oleh dua orang pelaku yakni berinisial RE dan AC.

Sepeda motor tersebut rencananya akan dijual ke wilayah Samarinda, Kalimantan Timur.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, tersangka RE berhasil diamankan oleh pihak Polres Bulungan di kediamannya di Kota Tarakan.

Adapun untuk tersangka AC, pihak Polres Bulungan dan jajaran Polres Berau, berhasil mengamankan AC di Berau, dimana ia juga melancarkan akisnya mencuri sepeda motor.

Baca juga: Polres Kukar Ringkus 2 Residivis Curanmor, 5 Unit Motor Curian Disita

"Untuk yang di Berau, tersangka yang ditangkap di Berau ditahan di Berau dengan insial AC di sana ada 5 Sepeda Motor yang diamankan," kata Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, Rabu (18/8/2021).

"Dan untuk yang diamankan di Tarakan, inisial RE yang diamankan ada 2 Sepeda Motor," tambahnya.

Saat hendak ditangkap, tersangka RE melakukan perlawanan, sehingga pihak kepolisian melakukan tindakan dengan menembakan timah panas ke kakinya.

"Saat petugas berupaya melakukan upaya penegakan hukum, tersangka melakukan upaya perlawanan, dan kepada tersangka dilakukan tindakan tegas dan terukur," katanya.

Menurut AKBP Ronaldo Maradona, baik RE dan AC berhasil melancarkan aksi pencurian, berkat kelalaian para pengendara motor, yang kerap lupa mencabut kunci kontak saat memarkirkan motor.

"Ini modus operandinya mengambil kendaraan yang kuncinya masih terpasang," terangnya.

Pihaknya pun berharap, masyarakat agar lebih waspada dan cermat ketika hendak memarkirkan kendarannya.

Baca juga: Polisi Ringkus Pelaku Curanmor di Samarinda, Sasarannya Motor yang Tidak Terkunci Stang

"Jadi ada kelalaian dari masyarakat, karenanya kita minta masyarakat untuk mengamankan barang-barang, kalau parkir kunci dicabut, dan dikunci stang, kalau perlu ditambah pengaman yang lain," tambahnya.

Atas perbuatanya para pelaku dikenakan dengan Pasal 362 juncto Pasal 65 KUHP dengan ancaman 5 Tahun penjara dan denda Rp 900.000. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved