Senin, 11 Mei 2026

Berita Bulungan Terkini

Sepuluh Hari Jabat Kapolres Bulungan, AKBP Ronaldo Maradona Amankan Perdagangan Ilegal Sianida

Polres Bulungan berhasil mengamankan seorang pelaku yang diduga terlibat dalam perdagangan bahan berbahaya beracun.

Tayang:
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, Wakapolres Bulungan Wiliam Sitorus dan Kasatreskrim Polres Bulungan Iptu Muhammad Khomaini saat memberikan keterangan pers terkait perdagangan sianida ilegal di Mapolres Bulungan, Rabu (18/8/2021). TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Polres Bulungan berhasil mengamankan seorang pelaku yang diduga terlibat dalam perdagangan bahan berbahaya beracun atau B3 yakni Sianida.

Sebanyak 27 drum sianida berhasil diamankan oleh pihak kepolisian di Sekatak Bulungan pada hari Minggu lalu.

Menurut Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, penggunaan sianida berkaitan dengan aktivitas pemurnian emas ilegal di wilayah Sekatak.

"Informasi awal yang diterima dari anggota di lapangan terkait adanya aktivitas perdagangan ilegal siandida untuk pemurnian emas," kata Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Maafkan Pelaku Pengirim Sate Sianida di Bantul, Ayah Korban: Proses Hukum Tetap Berlanjut

"Saat di TKP ditemukan 27 drum, stau sudah terbuka, dan tim juga menemukan aktivitas pengolahan emas yang bersumber dari Sekatak," tambahnya.

Menurut lulusan Akpol 2003 ini, informasi mengenai pertambangan tanpa izin di Bulungan, cukup marak ia terima kendati baru 10 Hari lamanya menjabat sebagai Kapolres.

Sehingga dirinya beserta jajaran Polres Bulungan akan terus mendalami aktivitas pertambangan ilegal dan peredaran sianida tanpa izin.

Lantaran menurutnya, penggunaan barang B3 seperti sianida harus diawasi secara ketat baik pembelian hingga penggunaannya.

Baca juga: Perdagangan Sianida Ilegal, Polres Bulungan Amakan Seorang Tersangka

"Saya memang baru hadir di Polres Bulungan, dan informasi yang saya kumpulkan aktivitas pertambagan ilegal cukup marak," katanya.

"Kami akan lakukan langkah-langkah tegas, untuk menertibkan perkara ini, salah satunya dengan penegakan perdagangan sianida di Bulungan," tegasnya.

"Karena B3 seharusnya diawasi dengan ketat termasuk pendistribusian dan penghunaannya, karena ini sangat berbahaya bagi manusia dan bagi lingkungan," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved