Virus Corona di Kukar
Pemprov Kaltim Terima Bantuan Rp 1,5 Miliar dari PT BBE Group untuk Penanganan Covid-19
Pandemi Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini, masih tinggi dan butuh perhatian khusus dari semua kalangan
Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG- Pandemi Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini, masih tinggi dan butuh perhatian khusus dari semua kalangan.
Angka kasus Covid-19 di Kaltim masih menunjukkan adanya peningkatan, walaupun kasus sembuh juga sedikit demi sedikit mengalami kenaikan.
Namun, sarana prasarana kesehatan yang dilakukan pemerintah baik tingkat Provinsi Kaltim hingga daerah juga sudah dilakukan secara maksimal, walaupun memang pada realitanya terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan anggaran dan keterbatasan peralatan kesehatan.
Oleh karena itu, empat pilar penanganan Covid-19 di Kaltim yakni pemerintah, TNI, Polri dan pelaku dunia usaha perlu ditingkatkan sinergitasnya.
Bahkan, perusahaan juga diminta untuk dapat berkontribusi dalam membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Kaltim.
Baca juga: KISAH PILU Pasutri di Kaltim Meninggal Terjangkit Covid-19, Tinggalkan 8 Anak Paling Kecil 5 Tahun
Peka terhadap itu, salah satu perusahaan yang bergerak d isektor tambang batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yakni Bukit Baiduri Energi (BBE), memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 2,5 miliar serta 30 unit oksigen konsentator dan 1.000 APD hazmat untuk tiga daerah.
Tiga daerah tersebut diantaranya untuk Pemerintah Provinsi Kaltim sendiri mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp 1,5 miliar dan 20 unit oksigen konsentrator dan telah diterima langsung Gubernur Kaltim, Isran Noor.
Sementara, untuk dua daerah diantaranya, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 500 juta, dengan lima unit oksigen konsentrator dan APD Hazmat sebanyak 500 pcs yang diserahkannya langsung kepada Bupati Kukar Edi Damansyah.
Kemudian, Pemerintah Kota Samarinda mendapat bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 500 juta dengan lima unit Oksigen Konsentrator dan APD Hazmat sebanyak 500 pcs dan diterima langsung Walikota Samarinda Andi Harun.
Direktur Dierektur BBE Group Muliawan Margadana mengungkapkan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepeduliannya terhadap pemerintah dan masyarakat Kaltim dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,” katanya.
Bahkan, ia menambahkan, pihaknya memberikan bantuan tersebut sesuai dengan apa yang pemerintah butuhkan.
Bahkan, ia juga berencana akan memberikan bantuan berupa obat-obatan dan vitamin untuk membantu keterbatasan pemerintah, dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan dan vitamin untuk masyarakat yang terpapar Covid-19.
Baca juga: Oknum Satgas Covid-19 Paser Diduga Aniaya Pedagang Buah, Korban Ngaku Dilempar Kursi hingga Ditampar
“Semuanya dilaksanakan hari ini di tiga tempat, di Pemkab Kukar, Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Kukar, Edi Damansyah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BBE Group yang telah memberikan bantuan sebagai kontribusi pelaku dunia usaha dalam membantu pemerintah menangani Covid-19 yang saat ini tengah ditangani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/gubernur-kaltim-isran-noor-saat-menerima-bantuan-dari-pt-bbe-group-untuk-penanganan-covid-19.jpg)