Berita Berau Terkini
BPBD Berau Akan Patroli Terpadu Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), terpantau sebanyak 13 titik api muncul di Kabupaten Berau
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), terpantau sebanyak 13 titik api muncul di Kabupaten Berau.
Kecamatan Segah merupakan kecamatan yang terdapat paling banyak titik api, yakni berjumlah delapan titik. Sedangkan sisanya menyebar di Kecamatan Sambaliung, Tabalar, Talisayan dan Gunung Tabur.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Berau, Thamrin yang dikonfirmasi menjelaskan, titik api terpantau, namun karena curah hujan cukup tinggi, sebaran api tidak meluas.
"Ada beberapa titik dan lahan yang jadi konsentrasi," jelasnya, Senin (23/8/2021).
Baca juga: Di Masa Pandemi Covid-19, BPBD Sebut Bencana Karhutla dan Banjir Menurun di PPU
Thamrin melanjutkan, pada 25 Agustus mendatang, pihaknya bersama dengan TNI-Polri dan relawan api akan melakukan patroli terpadu di kecamatan yang ada di Berau.
Dalam patroli tersebut, selain bertugas melakukan pemadaman api, juga akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat tata cara membuka lahan tanpa harus dibakar.
"Ada 11 kecamatan, kecuali Maratua dan Tanjung Redeb," tegasnya.
Dia menuturkan, untuk segi peralatan, diakuinya telah mencukupi, baik untuk pemadaman hutan dan lahan maupun perumahan.
Sementara, untuk personel memang masih kurang, tapi bukan menjadi kendala.
"Misal di Kecamatan Talisayan, tidak mampu memadamkan kobaran api, kami di pusat akan turun membantu," ucapnya.
Akuinya, sudah seluruh kecamatan telah memiliki posko Karhutla, hanya di Talisayan dan Tabalar yang belum memiliki, namun, tahun ini akan dilakukan lelang untuk pembuatan posko.
"Alat sudah ada di Talisayan termasuk mobil. Bisa di backup dari Batu Putih, di sana ada empat mobil," sabungnya.
Baca juga: Prediksi Juli Masuk Musim Kemarau, Pemkab Berau Rakor Pengendalian Karhutla
Selain itu, di Kecamatan Bidukbiduk pun telah ada posko Karhutla yang siap membantu.
Diakuinya, lokasi rawan Karhutla ada di Kecamatan Segah, Kelay, Derawan, Gunung Tabur dan Sambaliung.
Sejak awal 2021, hingga Agustus, lahan yang terbakar mencapai 40 hektare (Ha). Namun ia menegaskan, untuk hutan belum ada laporan terbakar. Hanya lahan saja. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/petugas-pemadam-bpbd-berau-sedang-berusaha-memadamkan-kebakaran-lahan.jpg)