Rabu, 22 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Muatan Batu Bara Terbakar, KSOP Samarinda Sebut Tongkang Belum Miliki Izin Berlayar

Sebuah tongkang bermuatan batu bara dengan nama lambung Bos 5 dikabarkan telah mengeluarkan asap tebal sejak, Minggu (22/8/2021) lalu

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Sebuah Tongkang bermuatan 6000 metrik ton Batu Bara mengeluarkan kepulan asap sejak Minggu (22/8/2021) lalu.TRIBUNKALTIM.CO/HO/ KSOP Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Sebuah tongkang berbuatan batu bara dengan nama lambung Bos 5 dikabarkan telah mengeluarkan asap tebal sejak, Minggu (22/8/2021) lalu.

Akibatnya, bangunan yang berada di sekitarnya dipenuhi asap, salah satunya basement Big Mall yang berada di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang.

Informasi yang media peroleh dari Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas II Samarinda, Mukhlis Tohepaly, melalui Kasi Keselamatan Berlayar dan Patroli, Capt. Slamet Isyadi, diketahui kepulan asap tersebut bersumber dari terbakarnya 6000 metrik ton batu bara, yang dimuat oleh tongkang berukuran 270 feet yang kini tengah tambat di perairan Sungai Mahakam kawasan Harapan Baru tersebut.

Slamet menerangkan tongkang tersebut ditarik oleh Tugboat (TB) Arek Suroboyo 5.

Baca juga: Khawatir Jembatan Dondang Runtuh, Komisi III Minta Tongkang Batu Bara Penabrak Bertanggung Jawab

Namun Ia menegaskan, bahwa TB dan Tongkang bermuatan tersebut tidak diketahui dari mana asalnya lantaran belum terdaftar.

"Bahkan dari hasil pengecekan kami, pihak perusahaan belum mendaftarkan pengurusan izin berlayarnya," kata Slamet kepada media Rabu (25/8/2021).

Bahkan lanjut Slamet, pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari Dishub Samarinda.

Setelahnya pihaknya sudah memerintahkan kepada pemilik TB untuk menarik tongkang ke arah Hulu Mahakam atau Kutai Kartanegara.

Baca juga: Tinjau Jembatan Dondang yang Ditabrak Tongkang Batubara, Wabup Rendi Solihin Ingatkan Banyak Pihak

"Berdasarkan keterangan pimilik kejadian tersebut sudah dalam proses pemeriksaan Satuan Polairud Polresta Samarinda," tutup Slamet. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved