Rabu, 8 April 2026

Virus Corona di Berau

Dinkes Beber Varian Delta Ada di Berau, Kasus Covid-19 Meningkat 10 Kali Lipat

Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, resmi mengumumkan Covid-19 varian delta (B.1.617.2) telah tersebar di Bumi Batiwakkal.

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Ilustrasi warga ikut vaksinasi Covid-19 secara massal. Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, resmi mengumumkan Covid-19 varian delta (B.1.617.2) telah tersebar di Bumi Batiwakkal, julukan Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (29/8/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, resmi mengumumkan Covid-19 varian delta (B.1.617.2) telah tersebar di Bumi Batiwakkal, julukan Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

Demikian dibeberkan oleh Kepala Dinkes Berau, Iswahyudi kepada TribunKaltim.co pada Minggu (29/8/2021).

Dia menjelaskan, sesuai dengan keluarnya press rilis tentang penyebaran varian delta.

Hal itu juga terlihat dengan kondisi di lapangan yang menyebabkan kenaikan kasus di Kabupaten Berau sangat pesat mencapai lebih dari 1.000 persen atau naik sebanyak 10 kali lipat.

Baca juga: Wabup Berau Gamalis Prihatin pada Nasib 8 Orang Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 

“Tidak bisa dipungkiri, varian delta sudah masuk dan sangat mungkin tersebar di 13 Kecamatan,” jelasnya.

Sebelumnya, Berau mengumpulkan 20 spesimen sampel positif ke Litbangkes Biomedis Kemenkes RI di Jakarta.

Berdasarkan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WSG). Dengan hasil keseluruhan positif varian delta.

Sample itu diambil sesuai peningkatan dimana pada bulan Juni 2021 hingga awal Agustus 2021.

Baca juga: Layanan Puspaga Sanggam di Berau Kembali Dibuka, Warga Bisa Konsultasi di Tengah Pandemi Covid-19

Iswahyudi mengakui 20 sampel tersebut diambil secara acak pada pasien yang berada di Rumah Sakit Abdul Rivai, bukan berasal dari pasien isolasi mandiri yang jumlahnya lebih banyak daripada yang dirawat.

Karena dilakukan secara acak, Iswahyudi tidak dapat menyimpulkan dari sampel tersebut paling banyak berasal dari kecamatan apa saja.

Sebab itu, besar kemungkinan terjadi penyebaran di Kabupaten Berau secara keseluruhan.

“Sudah cukup sampel yang kami kirim, sudah sangat jelas ada potensi penyebaran vatian delta, kami tidak mengirim sampel lagi nantinya,” ungkapnya.

Baca juga: Penerima Bantuan Covid-19 Harus Melewati Verifikasi BPBD Berau Terlebih Dahulu

Lanjutnya, saat ini pihaknya terus fokus pada penanganan, pencegahan yang harus lebih kuat. Serta tidak bosan meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan agar menekan angka kasus.

Begitu juga, pihaknya akan terus menekan penularan angka kematian, lantaran virus bersifat cepat untuk bermutasi kembali.

Ia menambahkan, pasien yang tertular varian ini sebagian besar menderita pneumonia berat yang bisa dilihat melalui hasil ronsen, dengan indikasi jaringan paru-paru terinfeksi luas dan menyebabkan penyembuhan cukup lebih lama dari biasanya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved