Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Gedung GPIB Haleluya Tenggarong Seberang Diresmikan, Bupati: Tumbuh dan Kuatkan Ekonomi Umat

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah secara virtual meresmikan Gedung Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Pos Pelkes

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah secara virtual meresmikan Gedung GPIB Immanuel Pos Pelkes Haleluya di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah secara virtual meresmikan Gedung Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Pos Pelkes Haleluya, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung papan nama dan pengguntingan pita oleh Plt Camat Tenggarong Seberang Sugiarto, pekan tadi.

Baca juga: Bupati Serahkan 33 Alsintan Program Kukar Idaman, Buah Sinergi Eksekutif dengan Legislatif

Pada peresmian itu, Bupati Kukar Edi Damansyah berharap selain untuk pembinaan spiritual dan mental, gereja juga terbuka bagi aktivitas non ibadah.

Terutama untuk memenuhi kebutuhan hidup kualitas jasmani dan rohani serta peka terhadap masalah-masalah sosial lainnya.

"Saya berharap, gereja sebagai pusat pendidikan, pusat pengajaran secara khusus dalam peningkatan nilai-nilai spiritual dan moral, serta pengembangan sumber daya manusia. Sebagai pusat penyelesaian problematika umat, pusat pemberdayaan ekonomi umat dan informasi umat," katanya.

Menurut bupati, jika ekonomi umat baik, maka dipastikan yang berkaitan dengan spiritual akan lebih baik lagi.

"Dua hal ini harus berjalan dengan baik. Kewajiban kita selaku hamba kepada Sang Pencipta itu yang utama, tapi di sisi lain bagaimana kehidupan juga harus ditopang dengan baik dalam aktivitas kesehariannya," ujarnya.

Bupati Edi Damansyah memastikan, pemerintah memberikan jaminan perlindungan kepada setiap warga negara khususnya kebebasan beragama.

Baca juga: Wabup Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kembang Janggut, Ajak Warga Ikhlas dan Bersabar

Jaminan tersebut bukan merupakan sesuatu yang abstrak tetapi absolut (tanpa keraguan), sehingga pemerintah bertanggung jawab dalam memberikan perlindungan bagi warganya untuk memeluk agama dan beribadah sesuai dengan keyakinan.

"Kita bersyukur di Kutai Kartanegara kehidupan sosial bermasyarakat, toleransi beragama berjalan dengan baik, terpelihara dengan baik, yang tentunya ditumbuhkan oleh para pemuka agama,” ujarnya.

Bupati juga terus mengingatkan semua masyarakat agar selalu menjaga dan mematuhi anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved