Jembatan Mahakam Ditabrak
Jembatan Mahakam Samarinda Ditabrak Tongkang, BPJN Kaltim Angkat Bicara
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur atau BPJN Kaltim, yang menginvestigasi terkait insiden tertabraknya.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
"Tergantung kerusakannya. Kalau membahayakan terpaksa kami menutup jembatan itu," imbuh Junaidi.
Baca juga: Kapal Tongkang Tabrak Pilar Jembatan Mahakam, Gubernur Isran Noor Sebut akan Beri Sanksi
Meminta keterangan dari Pelindo IV Cabang Samarinda, Kabag Pandu Melalui Asisten Hukum Eko, mengatakan bahwa dari informasi yang diterima, kapal tongkang bernama lambung Intan Kelana 13 yang memuat batubara berjumlah 7.640 matriks ton (MT).
Dan digandeng oleh TB JKW Mahakam 2 ini mencoba memanuver.
Memutar di sekitar jam 6 pagi, dan itu belum waktu pengolongan (kapal), dia mutar atas inisiatif sendiri.
"Tiba-tiba tali putus, sehingga tongkang terbawa arus, makanya terjadi seperti itu (insiden tabrakan Jembatan)," bebernya.
Baca juga: Tongkang Muat Batubara yang Terbakar di Sungai Mahakam Digeser ke Palaran, Kapal Tak Kantongi SPB
"Kalau misalnya sudah waktu pengolongan baru berkoordinasi, kalau disini dia melakukan manuver sendiri," imbuh Eko.
Terkait dokumen-dokumen pendukung yang menyertai untuk melakukan pengolongan, Eko menyebutkan bakal menggecek terlebih dahulu.
"(Izin) Pengolongan sudah diajukan dokumennya apa belum, itu nanti saya cek dulu, tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/serta-bpjn-kaltim.jpg)