Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Membangun Kebersamaan dan Kepedulian, MES Santuni Yatim Piatu

Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menyerahkan santunan kepada 10 anak yatim piatu yang merupakan bantuan dari Pengurus Wilayah (PW) Masyarakat

Editor: Diah Anggraeni
Humasprov Kaltim/Ahmad Riyandi
Wagub Kaltim Hadi Mulyadi saat menyerahkan santunan dari MES untuk anak yatim piatu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menyerahkan santunan kepada 10 anak yatim piatu yang merupakan bantuan dari Pengurus Wilayah (PW) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kaltim.

Hadi Mulyadi yang juga Ketua PW MES Kaltim berharap dengan penyerahan santunan ini dapat membangkitkan dan menumbuhkan rasa solidaritas sosial antarsesama masyarakat dalam membangun kebersamaan dan kepedulian.

"Terima kasih kepada panitia dari MES Kaltim yang telah memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Santunan ini kami serahkan sebagai stimulan. Tentunya mengharapkan ke depan mereka dapat terbantu. Mereka yang ingin sekolah kita siapkan beasiswa untuk anak yatim piatu ini," kata Hadi Mulyadi usai menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu yang dilaksanakan Musala Rumah Jabatan Wagub Kaltim, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Tanggung Jawab Bersama, Wagub Serahkan Santunan untuk Anak Yatim Piatu di Kukar

Hadi Mulyadi menambahkan bagi mereka yang ingin bersekolah dapat segera mengurus beasiswa, karena pemerintah menyiapkan khusus untuk anak yatim piatu.

"Ini merupakan tanggung jawab kita untuk anak yatim piatu, khususnya di bawah 18 tahun. Mereka harus sekolah minimal sampai SMA. Mereka tidak boleh sekolahnya terlantar gara-gara orangtuanya tidak ada. Karena pendidikan yang penting, di tengah pandemi seperti ini. Kita juga berharap mereka bisa tetap sehat dengan melaksanakan protokol kesehatan," pesan Hadi Mulyadi.

Baca juga: Soft Launching Go Borneo Gernas BBI Kaltim, Gotong Royong dari UMKM untuk UMKM

Ketua Panitia Hj Sri Wahyuni menjelaskan kegiatan seperti ini sudah menjadi agenda rutin PW MES Kaltim, termasuk memberikan edukasi masyarakat termasuk kegiatan-kegiatan keuangan syariah dengan perbankan syariah.

"Kegiatan kita selain menyantuni anak yatim piatu, juga mengedukasi masyarakat tentang adanya keuangan pembiayaan atau produk-produk syariah," tandasnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved